Langsung ke konten utama

Printer Canon MP258 Mati Total


Printer Canon Mp258 mati total? Saya mengalaminya kemarin. Awalnya sih lampu alarm di printer Canon MP258 menyala saat dicolokkan ke listrik. Tombol on/off-nya sudah ditekan berkali-kali tapi nggak ada perubahan. Saya pikir ini printer mati total tapi alarmnya kok nyala lampu indikatornya. Lampunya tidak berkedip sih. Bingung banget kemarin. Padahal mau dipake buat ngeprint. Udah tekan macem-macem. Mana tombol resetnya sudah tak berfungsi lagi. Kayaknya sih mesti segera diservis tapi kebelet harus print jadinya berusaha terus buat menyalakannya,

Printer Canon MP258 yang mati total bisa jadi hanya perlu dicabut semua kabelnya dan dibiarkan beberapa saat. Dicabut dari listrik dan juga dari printernya. Jadi kabelnya tidak ada menempel di printer. Kemaren sih saya biarkan sekitar beberapa jam. Kalau mau cepat tunggu aja 10-20 menit. Lalu colokkan kembali semuanya dan coba nyalakan printernya. Apabila memang tidak ada kerusakan pada hardwarenya, printernya akan menyala kembali. Printer Canon MP258 saya sendiri ditandai dengan tidak menyalanya lagi lampu alarm yang sebelumnya menyala setiap colokkan menempel ke listrik.

Printer Canon MP258 yang mati total dan sudah menggunakan cara di atas untuk memperbaikinya masih tidak ada pengaruh? Coba bawa ke teknisi kalau begitu, soalnya saya sendiri tak banyak mengetahui tentang cara perbaikan Canon MP258, ini juga hasil browsing dan coba-coba sendiri. Ternyata, alhamdulillah berhasil.

Walaupun printer canon yang saya gunakan ini sering sekali bermasalah, tapi tetap saja setia menggunakannya. Walaupun kepikiran juga sih buat beli printer merek lain. Apalagi saya hanya butuh nyetak hitam putih. Jarang menggunakan warna-warni selain hitam.
 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan