Langsung ke konten utama

Tempat Perhiasan


Perempuan mana sih yang tak suka mengoleksi perhiasan? Apalagi kalau barangnya terlihat imut dan lucu. Perempuan ya, kalau beli barang alasannya bukan karena kebutuhan yang paling utama. Kadang ada barang yang dibeli hanya karena suka warnanya. Masalah nanti bakalan dipake atau enggak itu urusan belakangan. Itu yang membuat perempuan lebih boros dari laki-laki soal belanja aksesoris.

Nah yang sering jadi masalah itu kadang adalah tempat perhiasannya. Saya sendiri di rumah menggunakan kotak untuk tempat perhiasan yang kurang berharga. Tapi kalau yang sangat berharga itu yang suka jadi masalah. Saya sendiri kurang aktif menggunakan banyak perhiasan di tubuh. Perhiasan yang paling sering saya kenakan dan tak saya lepaskan semenjak menikah ya cincin kawin. Sedangkan yang lain kayak gelang dan berbagai perhiasan lainnya hanya saya pake sebentar dan pada akhirnya masuk laci dan dikunci di sana.

Ngomong-ngomong soal perhiasan, selain gelang, perhiasan yang paling banyak saya koleksi adalah perhiasan buat kerudung. Entah itu bros yang lucu sampai yang mahal. Suka aja punya. Tapi yang aneh, bros yang dipake yang mana aja yang bisa ditemukan. Karena memang saya bukan orang yang suka merapikan koleksi perhiasan. Main letak aja kalo sudah selesai dipakai. Jadi kalau perhiasan yang saya miliki hilang itu bukan hal yang baru lagi.

Tempat perhiasan beberapa kali saya coba cari di toko yang menjual perhiasan tapi mereka tak menyediakan yang saya inginkan. Sampai akhirnya saya coba-coba cari di toko online. Eh ternyata ada lo yang menjual tempat perhiasan. Saya pikir itu kan barang murah, jaranglah orang mau menjualnya secara online pula. Bermacam-macam lagi. Mulai dari tempat perhiasan kayak jam tangan sampai tempat cincin yang lucu-lucu.

Saya pikir tak begitu membutuhkan tempat perhiasan, karena memang sejak dulu memang kurang suka membeli perhiasan yang berharga seperti emas. Eh sekarang ternyata punya dari pemberian mertua dan ibu sendiri. Mau tak mau kan harus disimpan dalam tempat perhiasan yang khusus supaya tidak berceceran ke mana-mana.

Teman-teman yang kebetulan mencari tempat perhiasan bisa mampir ke Elevenia ya! Saya sudah ubek-ubek tuh tempat belanja yang beberapa waktu lalu sering muncul di televisi ini. Suka iklannya karena dibintangi Cinta Laura yang cantik banget itu. Ternyata yang dijual nggak hanya tas atau pakaian. Sampai tempat perhiasan pun mereka punya.


Seneng banget deh!

 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan