Langsung ke konten utama

Selalu Ada Hikmah

Maaf yang kebetulan namanya Hikmah nggak ada kaitannya dengan tulisan ini. Saya cuma mau cerita kalo beberapa bulan lalu Lenovo saya rusak. Lenovo yang smartphone. Kalo netbooknya mah sudah diangkut adik perempuan saya. Takut makin parah rusaknya jadi nggak saya pake lagi itu netbook. Nah sekarang saya kan ganti dengan Samsung nih androidnya. Soalnya saya nggak bakalan bisa kerja kalo nggak pake android. Ternyata ya memang semua yang terjadi di dunia ini ada alasannya. Terutama dengan musibah yang kadang menurut kita sangat menyebalkan. Kayak kerusakan Lenovo yang akhirnya membuat saya menghabiskan pendapatan saya selama kurang dari sebulan untuk membeli Samsung yang baru.

Everything happened for a reason dan dengan Samsung yang baru ini alhamdulillah saya dapat lebih banyak job. Kameranya yang lebih bagus dari sebelumnya membuat saya bisa menjepret banyak objek dagangan dan menjualnya dengan mudah di instagram. Apalagi layarnya yang besar. Tidak menyulitkan saya mengedit blogspot dari browser mobile. Iya kemarin komputer yang biasanya saya gunakan setiap hari itu tak mau menyala karena power supplynya rusak. Sekarang sih sudah diganti. Tapi job saya nggak ada habisnya. Mau nggak mau posting tulisan menggunakan android.

Kelemahan blogger for android adalah sulit mengunggah gambar ke postingan. Padahal gambarnya cuma satu. Karena itulah saya upload gambarnya melalui browser android. Posting tulisan dulu di blogger for android baru pindah editing ke browser mobile. Ribet dikit tapi nggak apa-apalah demi pekerjaan.

Dulu, setiap ada musibah suka kesal. Suka tak bersyukur di dalam musibah tersebut padahal Allah selalu punya rahasia. Sekarang setiap dapat musibah suka mikir 'hikmahnya apa ya?'. Mungkin hikmahnya nggak bakalan langsung keliatan tapi percaya deh, apa pun yang terjadi dalam hidup kita adalah yang terbaik dan memang ada hikmahnya.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan