Langsung ke konten utama

Peran Penting Power Sollutions

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4








Industri listrik berubah dengan cepat, sehingga power sollutions berada pada Peran departemen TI dalam suatu organisasi dengan cepat berkembang pada jaringan dan dukungan data yang untuk mengembangkan sistem yang kompleks dan proses yang mendorong bisnis. Hal ini meningkatkan ketergantungan pada jaringan, data, dan sistem informasi yang membuat kekuatan yang dapat diandalkan lebih baik dari sebelumnya.



Sering terdengar dalam diskusi pada efisiensi energi yang menuju untuk lebih baik, server high-density dan pusat data, virtualisasi, dan distribusi energi listrik yang masih kurang. Kecenderungan ini datang pada saat peralatan yang masih minim dan biaya operasional yang masih rendah. Pada power sollutions kita memahami teknologi baru dan strategi yang diperlukan untuk antisipasinya. Sebagai ahli listrik Sewatama dilatih untuk membantu memecahkan masalah yang terjadi dalam masa perkembangan teknologi tersebut, ini adalah solusi yang nyata yang patut kita perhatikan dalam mengolah suatu perusahaan.



Sewatama bekerja dengan kemitraan yang sangat bertanggung jawab terhadap pelanggan. Sudah banyak sekali yang Sewatama fasilitasi seperti instansi pemerintah, pendidikan, kesehatan, telekomunikasi dan banyak lagi perusahaan swasta lainnya untuk mengatasi masalah dengan solusi jangka panjang.



Apakah Anda membutuhkan sistem generator set, pembangkit listrik DC, pusat data atau kabel dengan pendingin, pusat data pemantauan dan manajemen, atau layanan lainnya dan pemeliharaan preventif, Sewatama memiliki ahli dan staf untuk membantu anda dengan generator  yang terkecil ke ukuran yang terbesar dan proyek konstruksi.


Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan