Langsung ke konten utama

Galaxy Express Lanjut Kembali?


Entah masih ada yang menunggu lanjutan cerita ini atau tidak saya kurang tahu deh. Sudah lama sekali rasanya saya tak melanjutkan kisah Sofia ini. Padahal biasanya saya bersemangat menyelesaikannya. Baiklah, saya pacu lagi semangat untuk menyelesaikan cerbung ini. Sebab saya merasa ada hutang yang belum diselesaikan jika kisah ini tak mencapai bagian akhirnya. Ah, jadi ingat ada yang suka cerbung saya yang lanjutannya ada setiap hari. Bukan berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Barangkali perasaan saat saya menuliskan kisah itu sudah tak ada lagi. Saya harus membangkitkannya.

Saat galau ternyata lebih mudah menulis kisah cinta. Karena berharap mendaoatkan kisah cinta yang indah kali ya? Sekarang saat akhirnya saya sudah menemukan belahan jiwa saya yang terpisah sedemikian lama, saya malah kehilangan cara untuk menuliskan kisah cinta yang menggemaskan. Kalau boleh saya menyebutnya begitu. Transisi dari seorang perempuan yang tinggal di gudang kantor dan tinggal di rumah berdua dengan suami. Banyak hal yang harus saya pelajari lagi. Terutama untuk mengawinkan pekerjaan saya dengan kesibukan baru yang harus saya lakukan. Untungnya sih saya punya suami yang terlalu pengertian. Dia tak pernah protes dengan keadaan rumah yang belum dibereskan. Kalaupun sudah dibereskan semua dia akan menunjukkan wajah yang sama senangnya seperti biasa.

Karena itulah saya berusaha nih mengatur waktu dan menjaga kesehatan supaya bisa menjadi penulis seperti yang saya suka dan menjadi istri yang baik untuk suami saya yang terlalu sabar menghadapi semua kekurangan saya. Saya akan menyelesaikan Galaxy Express dan menulis lebih banyak fiksi tidak hanya di blog ini tapi juga buat semua lomba yang terbuka. Doakan saya menang ya!

Saya tahu tulisan saya masih jauh dari bagus. Masih banyak yang harus dipelajari dan dikembangkan. Insha Allah tak lama lagi saya akan duduk di bangku kuliah untuk melanjutkan pendidikan saya. Sekarang yang ingin saya ambil adalah kuliah jurusan bahasa Inggris. Supaya bahasa Inggris saya lebih baik lagi dan bisa menulis di blog ini dalam dua bahasa. Tidak hanya bahasa Indonesia tapi juga bahasa Inggris. Ada tuh satu blog yang saya lupa alamatnya, menulisnya dalam bahasa Inggris dan Indonesia sama baiknya. Iri dan saya harus bisa lebih baik lagi dari dia.

Sudah siap dengan lanjutan Galaxy Express? Baca dulu kisah sebelumnya ya!

Galaxy Express (Bagian 1)
Galaxy Express (Bagian 9)

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan