Langsung ke konten utama

Yuk Persiapkan si Kecil untuk Kembali ke Sekolah


sumber gambar www.mewarnaigambar.web.id


Tentunya para Ibu masih ingat akan hari terakhir tahun ajaran sekolah, anak Anda datang dengan senyum yang sangat lebar karena senang menyambut liburan panjang? Tanpa terasa hari-hari di mana si kecil tidak harus bangun pagi, ataupun menikmati jalan-jalan ke luar kota dalam waktu yang lama akan segera berakhir. Setelah kurang lebih sebulan mereka berlibur, kini saatnya si kecil harus masuk ke sekolah kembali. Apa yang bisa Ibu siapkan agar si kecil tetap semangat menyambut aktivitas di sekolah lagi? Tips-tips di bawah ini dapat diterapkan untuk membantu membuat segala sesuatunya lebih mudah.


Kembali Ke Sekolah, Kembali ke Rutinitas
Kembali ke sekolah berarti anak harus kembali ke rutinitas kegiatan sekolah. Di saat liburan, mungkin Anda membiarkan mereka bangun siang dan menikmati hari-hari di rumah. Cuma meninggalkan satu hari di antara pulang liburan dari luar kota dan mereka masuk ke sekolah mungkin bukan ide yang baik. Anak akan masih dalam fisik yang lelah keesokan harinya dan mungkin tidak bersemangat untuk bangun pagi dan belajar. Ada baiknya kita menyiapkan mereka untuk kembali ke rutininas beberapa hari sebelumnya.
Atur jadwal bangun pagi si kecil sesuai dengan waktu jika mereka harus pergi ke sekolah, waktu belajar di siang hari, dan juga waktu tidur pada malam harinya, dengan demikian mereka akan jadi terbiasa. Di siang hari, tidak ada salahnya mempersiapkan anak untuk pelajaran barunya, tentunya ini dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan, seperti mengijinkannya bermain di sela-sela belajar. Tekankan kepada anak bahwa kembali ke sekolah akan menyenangkan, bisa bertemu dengan teman-teman lama dan membuat kawan baru. Anda juga dapat mengundang teman satu kelasnya untuk datang ke rumah sehingga mereka bisa mengenal mereka lebih dekat dan si kecil akan berasa lebih nyaman nantinya. Selain itu, organisasikan jadwal mereka lebih awal, seperti untuk kegiatan ekstra kurikuler. Bicarakan dengan si kecil tentang aktivitas apa yang mereka sukai dan hendak ikuti, sehingga Ibu bisa mengatur jadwal terbaik.


Siapkan Hal-hal yang Dibutuhkan
Menyiapkan hal-hal yang akan dibutuhkan pada saat masuk sekolah nanti tidak kalah pentingnya. Kira-kira apa saja ya, yang perlu disiapkan? Nah, kita punya daftar yang dapat membantu Anda.
  1. Seragam : bayangkan jika si kecil hendak memakai seragamnya dan mendapatkan ternyata seragamnya berbau tidak sedap karena terlalu lama disimpan di dalam lemari. Tentunya kita tidak mau membuat hari pertamanya tidak nyaman. Siapkan seragam mereka paling tidak satu atau dua hari sebelum masuk sekolah. Untuk memastikan bajunya tetap segar, cuci kembali pakaian mereka. Mempunyai mesin cuci terbaik tentunya akan sangat memudahkan pekerjaan Ibu. Dengan pilihan pencucian yang beragam dan teknologi yang tinggi, hasil cucian Ibu dapat bersih, wangi dan mengurangi resiko kerusakan. Jika masih bingung menentukan mesin cuci terbaik untuk keluarga, kita dapat mengunjungi http://www.rinso.co.id/tentang-mesin-cuci/ untuk mendapatkan banyak tips berguna.
  2. Buku-buku dan peralatan sekolah: Siapkan segala buku pelajaran dan peralatan sekolah yang dibutuhkan nantinya: buku, pensil, penggaris, dan lain lain. Jika masih ada yang kurang, ini bisa jadi alasan untuk mengajak mereka berjalan-jalan dan berbelanja lagi, bukan? Tapi ingat lho, berbelanja seperlunya saja dan siapkan waktu istirahat yang cukup untuk mereka.
  3. Hal-hal lain yang tidak kalah pentingnya:
  • Jika si kecil akan membawa makanan sendiri dari rumah, ada baiknya kita sudah menyiapkan menu untuk seminggu ke depan dan membeli bahan-bahannya. Selain itu kita juga bisa menyiapkan menu sarapan dan menu makan malam yang bergizi dan lezat agar mereka semangat untuk belajar.
  • Si gadis kecil sudah menyukai berlama-lama di depan kaca? Tidak ada salahnya mengajaknya atau si jagoan kecil untuk potong rambut sehingga tampak lebih rapih pada hari pertama sekolah nanti.
  • Baca informasi yang diberikan oleh pihak sekolah, seperti waktu-waktu dan tanggal tertentu yang penting. Tandai di kalender untuk memastikan tidak terlewatkan olehnya.


Dengan menyiapkan mereka dan segala kebutuhannya lebih awal dan tidak terburu-buru, mereka akan lebih siap menghadapi rutinitas belajar kembali.


 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan