Langsung ke konten utama

Pengeriting Rambut



Ingat banget jaman waktu masih sekolah SMP dulu. Masa-masa rambut keriting masih ngetrend. Hampir semua anak yang rambutnya lurus pengen dikeritingin. Beda sekali dengan jaman sekarang yang semua orang maunya meluruskan rambutnya.

Satu kejadian saat mengeritingkan rambut yang masih saya ingat adalah insiden mengeritingkan rambut menggunakan batang daun singkong. Batangnya yang hijau agak kemerahan itu kan ceritanya bisa dipake buat mengeritingkan rambut. Memang sih sementara. Jadi kalau mau lebih permanen ya menggunakan obatnya yang berwarna biru keputihan itu. Baunya yang menyengat khas membuat saya ingat ke masa lalu.

Sebenarnya dulu rambut saya sih lurus. Tapi sekarang malah benar-benar permanen selamanya akan keriting. Memang sih gen ibu berambut keriting dan abah rambutnya lurus. Nah ceritanya kakak sulung saya rambutnya lurus. Sedangkan adik saya keriting persis ibu saya. Saya sendiri rambutnya berada di antara kedua jenis rambut itu. Eh gara-gara Tante saya yang sedang bereksperimen ingin mengeritingkan rambut, rambut saya yang waktu itu hanya melengkuk sedikit bagian ujung menjadi korbannya. Sebagian besar sebenarnya lurus.

Sampai sekarang rambut saya tetap keriting. Tidak sekeriting adik saya sih tapi cukup mengembanglah. Gara-gara obat keriting yang dilumurkan ke rambut yang dikasih batang muda singkong itu.

Ih sekarang sih nggak perlu repot ya menggunakan obat keriting yang baunya menyengat banget itu. Sebab sekarang sudah banyak alat pengeriting rambut yang tidak permanen. Jangan takut rambut keriting tak sesuai dengan wajah kita. Sebab alat pengeriting rambut yang sekarang dijual di pasaran itu kebanyakan bisa meluruskan kembali. Jadi alatnya sangat canggih.

Soal harga juga jangan takut kemahalan. Harganya terjangkau sekarang. Berbeda dengan jaman dulu. Waktu awal-awal alat catok rambut muncul di pasaran. Harganya selangit. Sekarang sudah banyak yang memproduksi alat catok dan pengeriting rambut dalam satu alat saja.

Memangnya cewek berjilbab butuh alat pengeriting rambut?

Kalau dipikir-pikir memang sepertinya perempuan berjilbab tidak butuh. Tapi kalau sudah punya suami tak ada salahnya lho memberikan penampilan berbeda hanya untuk dia di rumah. Saat di rumah kita bisa bereksperimen dengan rambut kita sendiri. Apakah mau diluruskan atau dikeritingkan. Cukup beli satu alat saja. Males beli di mall karena harganya yang mahal? Di Elevenia ada kok. Murah lagi. Tinggal order dan bayar. Kita sendiri tunggu aja di rumah. Begitu barang datang kita bisa memberikan kejutan buat suami.

 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan