Langsung ke konten utama

Instagram Video-nya Aneh


Sudah punya akun instagram? Ada yang aneh nih dengan akun instagram saya. Masa setiap kali saya unggah video suara saya bisa berubah. Semua suara sih sebenarnya. Jadi sayang banget apa yang saya ucapkan tak terdengar jelas oleh orang yang melihat video tersebut. Bahkan berubah menjadi seperti suara kerbau dan lambat pula terdengarnya.

Saya pikir itu gara-gara saya kesulitan mengunggah video di instagram. Saya sampai cari-cari cara supaya bisa mengunggah video dengan mudah di instagram. Saya pikir jaringan internetnya yang bermasalah. Tapi saya sudah mencoba beberapa jaringan internet dan hasilnya sama. Suara saya berubah. Saya merekam adzan pun suaranya ikut berubah.

Tadinya mau bikin video yang diedit menggunkan MeiPai, aplikasi bikinan teman-teman dari China yang tentu saja semua keterangannya dituliskan dalam huruf kanji. Saya sih memang pernah sekolah di sekolah berbahasa mandarin tapi saya lupa banyak hurufnya karena jarang menggunakannya lagi. Jadi tak ada satu pun yang saya pahami di dalam MeiPai. Sayang banget nih aplikasinya tak berbahasa Inggris. Padahal saya yakin banget banyak yang suka dengan aplikasi ini. Sampai banyak artis yang menggunakannya. Eh kalau teman-teman tahu cara mengubah pengaturan bahasa Mandarinnya menjadi bahasa Inggris boleh dong kasih tahu.

Teman-teman sendiri sudah pernah belum unggah video ke instagram? Ada yang aneh nggak? Suaranya berubah nggak? Apa karena saya menggunakan android ya bukan iOS makanya bermasalah? Ya seperti yang kita tahu sebenarnya aplikasi ini awalnya disediakan buat pengguna iOS aja. Pengguna android dan yang lainnya nggak bisa. Eh ternyata sekarang sudah beberapa tahun terakhir bisa dinikmati oleh pengguna android. Termasuk juga BBM sekarang kan?

Pengen banget bisa bikin video tentang Pontianak dan mengunggahnya ke instagram. Memperlihatkan pada banyak orang apa saja yang saya lihat setiap hari.

 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan