Langsung ke konten utama

Gulai dan Sate Kambing di Pontianak


Di Pontianak sebenarnya banyak sih penyedia kuliner yang satu ini. Walaupun banyak yang takut darahnya naik tensinya karena kebanyakan makan daging kambing tapi tetap saja banyak yang mencari warung yang menyediakan gulai dan sate kambing yang nikmat. Apalagi kalau pemilik warung bisa mengolahnya sehingga daging kambingnya tidak bau 'kambing'. Biasanya kan memang daging kambing ada bau khas kambingnya yang sulit dihilangkan tuh, nah ternyata di Pontianak ada yang bisa mengolahnya dengan baik sampai-sampai daging kambing yang dijadikan gulai dan sate tidak ada bau khas tersebut.

Di Jalan Sultan Abdurrahman Pontianak, menghadap ke arah Jalan Karya Bakti, sederet dengan tempat pijat Nakamura. Warung gulai dan sate ini memang favorit suami. Jika dia ingin makan gulai atau sate kambing dia tak akan memilih tempat yang lain. Sebab di sini harganya sesuai dengan yang diberikan. Gulainya enak dan satenya juga, belum lagi potongan daging satenya yang besar-besar. Selain menyediakan sate kambing di sini juga ada sate ayam yang potongannya tak kalah besar.

Orang Madura memang kebanyakan pintar mengolah daging untuk dijadikan sate. Sehingga enaknya itu kebangetan. Saya suka juga makan di sini. Walaupun warungnya hanya berada di atas sebuah tanah kosong dan berbentuk tenda. Sederhana tempatnya tapi rasa makanannya itu luar biasa.

Sebelumnya saya tidak pernah mampir ke sini. Suamilah yang memperkenalkan saya tempat ini. Ujung-ujungnya suka ketagihan sama sate dan gulai kambingnya. Tapi jangan kecewa saat datang ke warung dan harus mengantri panjang dan lama. Sebab pelanggan setia warung ini memang banyak. Datanglah di jam-jam yang sepi supaya bisa menikmati makanan dengan tenang dan cepat datang pesanannya. Sayang kan kalau perut keburu masuk angin selama menunggu gulai dan sate kambingnya.

 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma