Langsung ke konten utama

Ah Prestasi Ngeblog Saya Menurun


Baiklah ini kali terakhir saya lalai seperti ini. Bukan karena saya tidak menang lomba atau apa. Kebetulan memang blognya sedang bebas dari lomba nih. Mengadakan lomba iya. Teteup yah promosi kontes di halaman facebook Honeylizious's yang tinggal beberapa hari lagi memilih 6 pemenang yang beruntung mendapatkan 25 bros buat 5 orang dan 5 tuspin untuk satu orang yang paling banyak membagikan status kontes tersebut.

Rasanya saya memang harus kerja keras lagi mengisi blog ini dengan tulisan. Keteterannya sudah sangat keterlaluan. Begitu banyak bros yang harus diselesaikan lebih dulu dan membuat saya meninggalkan komputer lebih lama. Banyak waktu juga yang kemudian saya gunakan untuk tidur. Kebutuhan tidur tak bisa dikurangi bukan? Kalau memungkinkan sih memang menggunakan 24 jam tersebut untuk kerja sepenuhnya. Tapi saya sudah pernah melakukan lembur yang agak keterlaluan dan tubuh saya jadi tidak sehat.

Sayang kalau pada akhirnya saya harus jatuh sakit dan kehilangan lebih banyak waktu bukan?

Sekarang saya harus menyiapkan lebih banyak postingan untuk menutupi kekurangan di masa kemarin dan yang akan datang. Sebab saya yakin saya butuh lebih banyak waktu untuk menyelesaikan orderan bros yang alhamdulillah belum pernah ada habisnya. Setiap hari ada saja bros yang laku terjual dan saya harus menyelesaikan orderan yang brosnya belum ada. Alhamdulillah. Sedemikian banyak rezeki yang Allah limpahkan bagi saya dan suami.

Padahal saya hanya siaran seminggu 3 kali. Tapi tetap saja kekurangan waktu untuk menyelesaikan bros. Untungnya banyak orderan yang memberikan saya waktu tambahan. Apalagi dukungan suami yang suka membereskan keberantakan yang saya buat di sudut rumah. Tak ada lagi orang yang bisa membuat kapal pecah menjadi sedemikian rapinya. Padahal dia tahu persis saya akan membuatnya berantakan kembali.


Saya seharusnya malu dengan blog ini yang selalu memberikan penghasilan buat saya tapi saya terbengkalaikan begitu saja beberapa hari terakhir ini. Saya butuh tukang pijat Nakamura atau tukang bekam sepertinya untuk mengisi energi yang terkuras habis beberapa minggu ini.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan