Langsung ke konten utama

Kejutan Untuk Ibu


Sepulang dari supermarket bunda kesal karena tidak saya maupun ayah yang ingat untuk membeli sabun cuci. Ayah kemudian berinisiatif untuk pergi kembali ke supermarket, tapi ibu bilang tidak usah karena hari sudah malam. Saya tahu ibu kesal karena sekarang dia tidak bisa mencuci piring, padahal banyak sekali pekerjaan lain yang ingin dia selesaikan. Lagipula ibu memang paling tidak suka melihat dapur yang kotor. Dia sangat takut nanti ada tikus berkeliaran di rumah kita.

Ayah memalingkan wajahnya pada saya, dan menyuruh saya untuk mengatakan sesuatu untuk menghibur ibu. Tapi saya membalas tatapan ayah sambil bilang padanya tanpa suara agar ayah saja yang melakukannya. Akhirnya ayah mengalah, dan dia mendekati ibu yang sedari duduk sendiri di sofa. Ayah mengajak ibu untuk pergi ke garasi bersama kami. Tadinya ibu tidak mau, namun setelah saya mengajaknya juga maka dengan terpaksa ibu pun mau.


Setelah memapahnya sampai ke garasi wajah ibu pun berubah sumringah. Dia tidak percaya mobil idamannya yang selama ini dia inginkan ada di depan matanya, lebih dari itu ada di garasi rumahnya. Ayah langsung menjelaskan pada ibu bahwa karena kita buru-buru ingin membawa mobil baru ini ke rumah maka tadi di supermarket kita kelupaan membeli sabun cuci. Mendengar itu ibu pun paham, dia bahkan sudah tidak peduli lagi pada itu. Dia sungguh senang sekarang, dan berterimakasih pada ayah juga pada saya karena telah memberinya kejutan yang tidak disangka-sangka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan