Langsung ke konten utama

Crueniaone (Budi Kurniawan)





Jangan tanyakan soal nama aslinya sebab saya yakin di luar sana banyak sekali orang yang memiliki nama yang sama. Tapi yang menarik dari Bang Budi, demikian saya menyebutnya, adalah dia sangat pintar menggambar secara digital. Gambar yang dia hasilkan sangat baik. Banyak orang yang bisa menggambar secara digital tapi setiap kali melihat gambar yang beliau buat saya selalu terkagum-kagum. Sebab saya sendiri tak bisa menggambar sebaik itu secara manual. Apalagi digital.

Beberapa waktu lalu waktu ada kontes menggambar di sebuah media online dan berkelas internasional beliau mengikuti dan memenangkan piala silver. Juara 2. Tapi saya lebih suka gambar beliau. Sebab lebih indah menurut mata saya sendiri sebagai penikmat gambar. Walaupun bukan orang yang memahami teknik menggambar secara digital apalagi jika yang digambar adalah sesuatu yang abstrak.

Dari Pontianak dan bersaing dengan orang yang terdiri dari beragam negara ternyata berhasil membuatnya berada di peringkat yang membanggakan. Berada di posisi tiga besar dan membawa nama Pontianak, Indonesia. Bisa cek di sini.

Saya mengenalnya dari blog lamanya yang menceritakan tentang Faza, anak sulungnya. Sekarang Faza sudah cukup besar. Memiliki seorang adik pula. Keduanya lucu dan sangat suka menggambar juga. Semoga gambar mereka nantinya lebih bagus dari gambar ayahnya. Hehehe...

Blog Dunia Faza tersebut membuat saya menemukan facebooknya dan berkenalan dengan beliau. Tangan kreatifnya pula yang telah membantu membuat cover untuk novel Memamah Jantungmu. Bahkan tak sampai di sana. Dia juga orang yang membantu membuat desain undangan pernikahan saya beberapa waktu lalu.

Karya beliau lainnya bisa dilihat di blognya Crueniaone. Tetap berkarya buat Bang Budi. Penuhi dunia ini dengan gambarmu. :)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan