Langsung ke konten utama

4 Langkah: Cara Memasukkan Gambar ke Postingan



Saya tak tahu apakah saya sudah pernah menuliskan ini sebelumnya. Satu hal yang jelas, saya pernah terhenti ngeblog karena gagal memasukkan gambar ke dalam postingan. Jadi tulisan ini sengaja saya tuliskan buat siapa pun di luar sana yang kesulitan ngeblog bagian ini. Bagian memasukkan gambar ke dalam postingan. Karena sekarang saya sudah bisa memasukkan gambar ke dalam postingan sih tentu saja saya akan mengatakan bahwa memasukkan gambar ke dalam postingan itu adalah keterampilan kecil. Berbeda dengan yang baru saja ngeblog dan ragu-ragu untuk mencoba. Silakan baca lanjutan tulisan ini di bawah untuk tahu bagaimana caranya memasukkan gambar ke dalam postingan.

1. Pilih 'new entry' atau kotak jingga dengan gambar pensil
Ini pilihan yang kita lakukan saat akan membuat postingan seperti biasa. Semoga teman-teman tak ada kesulitan masalah memasukkan tulisan ke dalam blog. Kalau memang masih bingung bisa baca dulu caranya memasukkan tulisan ke blog.






2. Klik 'insert image' yang terletak di samping 'link' di atas kotak postingan
Silakan lihat kursor saya mengarah ke mana. Nah di situ tempatnya kita memasukkan gambar. Walaupun sebenarnya kalau teman-teman sudah mengunggah foto di tempat lain bisa copy imagenya dan paste di dalam kotak postingan. Itu barangkali jauh lebih mudah tapi sayangnya gambar suka menghilang jika tidak kita unggah langsung di postingan yang bersangkutan.



3. Pilih gambar


Kita bisa mengunggah gambar yang ada di dalam komputer. Jadi sudah tersimpan rapi di database kita. Sebagai contoh saya pilih gambar profil facebook saya beberapa tahun yang lalu. Tinggal klik saya dan foto akan terunggah.


4. Klik Gambar


Klik gambar yang ingin kita masukkan ke dalam postingan. Lalu 'add selected' dan dalam sekejap foto yang ingin kita masukkan dalam postingan akan ada di dalam sana.


Mudah bukan?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan