Langsung ke konten utama

Pasta Gigi Penyebab Sariawan

Sudah makan buah dan sayuran bahkan menambahnya lagi dengan sirup yang mengandung vitamin C? Tapi tak tahu mengapa tiba-tiba sariawan melanda di bibir. Rasa sariawan dapat dipastikan sangat membuat tidak nyaman. Apalagi saat kita makan. Tak bisa menggerakkan bibir dengan bebas. Sangat mengganggu aktivitas. Apalagi seperti saya yang kerjanya siaran. Berjam-jam harus berbicara. Menyakitkan kalau dilakukan saat sariawan menyerang. Untungnya ada obat tenggorokan yang berbentuk bubuk hijau dan ada sensasi mint yang bisa dibubuhkan ke bagian bibir yang terkena sariawan. Supaya tetap bisa berbicara dengan nyaman. Makan pun tidak begitu masalah.

Sekarang saya mau cerita soal sariawan yang saya derita. Jadi bibir saya kena sariawan lagi. Menariknya situasinya sama dengan yang pertama. Saya pulang kampung ke Jawai Selatan dan menggunakan pasta gigi yang ada di dalam kamar mandi untuk membersihkan gigi dan mulut saya. Merek P**s*dent yang Whitening.

Pertama kali kena saya membaca status teman yang juga kena sariawan gara-gara pasta gigi tersebut. Berarti memang ada orang yang bibir bagian dalamnya yang tak cukup kuat untuk terkena pasta gigi jenis yang ini. Kalau dengan merek yang sama tapi tipe yang lama saya belum pernah mengalami masalah serupa. Waktu itu saya curiga penyebab sariawan saya adalah pasta gigi tersebut.

Untuk memastikannya saat pulang kampung kemarin saya menggosok gigi dengan pasta gigi yang sama. Ternyata pas pulang ke Pontianak sariawan lagi. Sudah dua kali dan saya tak ingin memastikan untuk ketiga kalinya. Cukup dua kali saya kena sariawan gara-gara pasta gigi whitening. Barangkali gara-gara kandungan pasta gigi tersebut yang terlampau tajam hingga menyebabkan sariawan.

Sekarang di rumah saya menggunakan pasta gigi yang bukan whitening. Merek apa pun tak ada yang menggunakan bahan pemutih gigi. Untuk apa gigi putih dengan bahan yang menyebabkan sariawan begitu. Sakit banget sariawannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan