Langsung ke konten utama

Facebook Bikin Gila

Sebenarnya bukan facebooknya sih yang bikin gila tapi orang-orang yang gila di dalamnya. Saya yakin sudah banyak teman-teman yang terganggu dengan satu ini. Tiba-tiba kita disebutkan dalam komen. Kiriman yanv dikomeni sama teman kita biasanya itu foto yang menunjukkan facebook ada templatenya. Template yang kata mereka bisa diubah jika kita melakukan hal seperti yang tertulis di caption foto tersebut.

Padahal saya yakin jika facebook punya perubahan atau kebijakan tertentu pasti akan segera diketahui oleh banyak orang dan tak perlu ada hal-hal aneh seperti ini.

Facebook berbeda dengan friendster (friendster jadul) atau blog yang tampilannya bisa diubah sesuka hati dengan mengedit templatenya. Tanpa itu semua facebook saja sudah banyak penggunanya. Namun tetap saja banyak yang percaya dan melakukan langkah-langkah yang tertulis di bawah foto.
Siap-siap akun kita dibajak oleh si pelaku yang tinggal menunggu kita memakan umpan yang mereka berikan. Kalau sudah melakukan langkah-langkah tersebut dan akun kita tiba-tiba jadi memberikan komentar yang isinya penandaan pada teman-teman kita akhirnya kita menyebarkan penipuan seperti ini.

Niat si pelaku saya tidak tahu tapi yang jelas buat yang cukup cerdas dan tak melakukan langkah apa pun paling-paling terganggu. Sangat terganggu sebenarnya. Dalam kasus saya sendiri, ini adalah saat paling tepat untuk mengunfriend atau memblokir sebuah akun.

Buat teman-teman yang menemukan akun-akun atau halaman yang menjanjikan macam-macam mendingan tinggal saja. Apalagi jika komen di bawah foto tersebut seragam. Pasti ada yang keliru di sana.

Be smart with your facebook guys....

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan