Langsung ke konten utama

Kalau Tak Ada Ide


Honeylizious.com – Biasanya kalau sudah butuh banyak ide dan rasanya bingung mau menulis apa lagi. Kadang kebanyakan mikir soal pendapat orang mengenai tulisan kita juga membuat kita bingung ide mana yang paling sesuai untuk kita tuliskan. Ide mana yang bisa membuat orang mendapatkan manfaat, padahal orang pertama yang harus kita berikan manfaat adalah diri kita sendiri.

Namun kalau memang butuh tulisan yang banyak. Katakanlah puluhan biji, yang bisa saya lakukan adalah membuat tulisan fiksi yang tak akan basi sepanjang masa, tanggal berapa pun saya menyimpannya atau memundurkannya tak ada masalah. Berbeda dengan tulisan mengenai tema yang sedang uptodate. Beda tanggal beda ceritanya. Apalagi kalau menulis soal pergantian tahun yang akan basi ditulis lewat dari awal Januari.

Begitu juga persiapannya akan jauh lebih basi jika muncul pada tanggal sudah tak merayakan pergantian tahun lagi. Belum lagi dihiruk-pikuknya pro dan kontra perayaan tahun baru. Saya tidak merayakan tapi juga tidak mengecam orang yang merayakan. Selama yang dilakukan itu baik, mengapa tak membiarkan saja. Misalnya merayakan dengan berdagang terompet yang bisa membuat pundi-pundi rezeki keluarga mereka menggendut. Atau ada yang berdagang makanan dan minuman untuk orang-orang yang datang menyaksikan kembang api.

Walaupun saya sangat tidak setuju dengan penggunaan kembang api dan petasan. Selain berbahaya juga sangat mubazir, berapa banyak uang yang dibuang begitu saja. Sementara banyak orang lain yang jangankan buat merayakan pergantian tahun, memikirkan makan saja tak berani sebab takut besok tak bisa makan nasi.


Kehabisan ide memang selalu bisa menjadi ide yang ditumpahkan dalam bentuk tulisan. Apalagi kalau benar-benar kehabisan, saya malah bisa membuat cerbung yang panjang.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma