Langsung ke konten utama

Template yang Sesuai untuk Blog Travel dan Kuliner


Honeylizious.com – Sebenarnya saya belum benar-benar menemukan template yang sesuai untuk blog ini. Entah apakah template berkategori 'magazine' lebih cocok untuk diterapkan atau lebih baik membiarkan saja seperti ini. Pengennya sih menggunakan template bawaan saja dari blogger. Tapi terlalu mainstream. Unduh template sana-sini juga kurang memuaskan.

Bikin sendiri belum benar-benar memahami HTML5. Barangkali template premium akan cocok dengan blog ini. Tapi kadang yang menyebalkan dari template premium adalah kita sudah bayar mahal. Ternyata templatenya tidak hanya dijual ke kita. Tetapi juga bisa dibeli oleh orang lain. Padahal kita kan maunya template itu hanya kita yang punya. Belum lagi link yang harus kita tautkan pada pembuat template. Sehingga itu bisa jadi ajang promosi dia. Tiga kali untung buat pembuat templatenya.

Sepertinya harus meluangkan waktu lagi untuk mendesain ulang template blog ini. Template yang sesuai dengan temanya. Travel dan kuliner. Jadi harus punya konsep yang jelas mengenai template itu sendiri. Yaitu bahan bangunannya. HTML5. Berarti belajar lagi dari awal mengenai HTML5. Padahal saya sendiri sejak awal bukanlah orang yang bisa memahami bahasa yang cukup rumit seperti itu.


Tetapi membuat template sendiri memang jauh lebih memuaskan dibandingkan menggunakan buatan orang lain bukan? Ada beberapa hal yang kadang tak bisa kita ubah dan itu menyebalkan.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma