Langsung ke konten utama

Seberapa Besar Semangatmu di Awal? (2)


Honeylizious.com – Bertahun-tahun ke belakang. Melihat Rohani Syawaliah kecil, gadis kecil yang suka menulis itu. Menulis tanpa mengharapkan imbalan apa-apa. Tak terbersit di dalam kepalanya bahwa kegiatan yang dia lakukan itu akan menjadi penopang hidupnya suatu hari nanti. Berapa banyak orang yang rela membayar untuk mendapatkan tulisannya. Berapa banyak orang yang rela menghabiskan waktu untuk singgah di blognya dan melahap tulisannya hingga tandas.

Barangkali itu adalah modal awal untuk menulis. Bukan kosakata yang kaya, bukan diksi yang bervariasi, bukan pula otak yang genius. Tetapi semangat. Semangat yang besar untuk menulis tanpa embel apa-apa. Menulis tanpa mengharap balasan sebab menulis sendiri sudah sebuah nikmat yang tak ada bandingannya.

Ingat sekali dulu saya punya banyak buku yang bagus dan tebal untuk ditulisi dengan cerita fiksi yang akan saya simpan di kamar. Tak peduli ada yang baca atau tidak. Saya sangat menyukainya berada di dalam alam imajinasi lalu lupa dengan dunia nyata yang kadang memang tak selamanya menghadirkan sesuatu yang kita harapkan.

Seberapa besar semangatmu di awal? Itu yang seharusnya kita jaga hingga akhir. Itu yang membuat saya hingga hari ini tak pernah berhenti menulis. Menyelesaikan setiap tulisan hingga batas yang ditentukan. Semuanya butuh proses. Terlihat mudah saya menghasilkan tulisan dalam waktu cepat di mata orang. Hebatkah menghasilkan banyak tulisan di blog setiap harinya? Tidak sama sekali. Sebab ini proses yang panjang. Butuh setidaknya belasan tahun untuk menjadi seperti ini.


Belasan tahun membaca dan menulis setiap hari. Dulu bahkan menggunakan pensil dan kertas bekas. Beruntungnya semangat saya tetap menyala dengan alat tulis seadanya. Sebab yang terpenting bagi saya memang menyelesaikan tulisan tersebut. Mau ada pembacanya atau tidak. Begitu pula dengan hari ini. Mau ada yang baca atau tidak saya tetap menyelesaikannya. Saya hanya yakin satu hal. Anak cucu saya akan menjadi pembacanya suatu hari nanti saat saya sudah tak ada di dunia ini lagi.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…