Langsung ke konten utama

Pemutih Wajah Instant


Honeylizious.com – Ternyata perkembangan waktu tak mengubah banyak pikiran perempuan di dunia ini. Masih banyak perempuan yang dengan mudahnya terbujuk rayu produk pemutih instant. Dulu saya juga pernah mencoba produk pemutih instant. Mereknya sih tak usah disebut. Akan selalu berganti-ganti. Awalnya dulu sih produknya akan mengelupaskan kulit penggunanya. Jerawat menghilang karena kulit yang paling luar sudah mengelupas dan menipis.

Lama kelamaan kulit akan menjadi merah karena saking tipisnya kulit wajah yang terus-menerus mengelupas. Kalau sekarang produk pemutih instant mulai berkembang menjadi 'bisa-memutihkan-dalam-waktu-singkat-tanpa-mengelupas'. Isinya saya tidak tahu apa. Apalagi semenjak mendapat informasi yang lebih banyak mengenai produk-produk berbahaya tersebut. Sekarang kita bisa dengan mudah mengaksesnya di internet. Masukkan kata kunci yang sesuai nanti dalam hitungan detik semua informasi yang kita butuhkan akan muncul di mesin pencarian.

Produk pemutih wajah instant memang masih banyak dicari orang. Sebab tak sedikit orang yang tak ingin waktu lama untuk melihat hasilnya. Saya dulu juga begitu. Ingin wajah putih bersih dan bebas dari jerawat. Tetapi sekarang saya lebih suka menggunakan produk perawatan wajah. Meskipun butuh waktu lama untuk melihat hasilnya tapi itu jauh lebih aman dan ternyata wajah itu putihnya hanya akan mencapai warna tertinggi di kulit kita sendiri. Coba lihat warna kulit kita yang tak pernah terkena matahari. Itu adalah warna tertinggi yang bisa dicapai kulit kita. Kalau memang dasarnya gelap tetap saja akan gelap. Produk yang aman tidak akan mampu membuat kulit kita seputih orang yang putih. Makanya yang lebih aman adalah merawat kulit hingga bersih dan cerah. Apa pun warnanya. Kalau sudah bersih dan cerah pasti enak dilihat.

Sekarang saya tidak gampang tertarik dengan tawaran onlineshop yang menawarkan produk kecantikan dan mengatakan bahwa dengan produk yang mereka jual kulit kita bisa putih bersih dalam waktu singkat. Itu terlalu menyeramkan. Apalagi kulit wajah adalah kulit yang paling tipis dibandingkan kulit kita yang lain.


Masih suka menggunakan produk pemutih wajah instant?

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan