Langsung ke konten utama

Partai Keprihatinan Nomor Urut Terakhir


Honeylizious.com – Banyak partai sudah bersiap-siap untuk menyambut pemilihan umum tahun 2014 nanti. Masih segar dalam ingatan saat dulunya partai itu hanya ada tiga. Bagaimana berjayanya Golkar mendapatkan suara. Hampir semua orang memilih partai tersebut. Saat saya kecil juga saya sering mendengar bahwa memilih Golkar dulunya seperti wajib. Seakan-akan tak ada pilihan lain. Itu sebabnya Golkar bisa berkuasa sebegitu panjang. Soeharto berjaya menjadi presiden.

Sekarang ini sepertinya harus ada partai baru yang dilahirkan. Yaitu Partai Keprihatinan. Memang sangat memprihatinkan keadaan jalan negara yang ada di wilayah timur Kalimantan Barat. Hujan berlumpur, panas berdebu. Sebenarnya bukan hanya di Kalimantan Barat, sebab waktu nonton televisi beberapa hari yang lalu masih ada jalan negara yang lain yang tak kalah hancur lebur dibandingkan jalan di Kalimantan Barat di wilayah timurnya. Kemudian yang menjadi sorotan memang karena jalan di wilayah timur Kalimantan Barat adalah jalan trans Internasional. Bagaimana bisa jalan yang namanya semegah itu bisa terus hancur lebur tanpa ada usaha untuk memperbaikinya?

Tak heran sekarang ini banyak rakyat yang lebih memilih menjadi 'Golput' alias orang yang tak ingin menggunakan hak suaranya untuk memilih pemimpin yang baru. Apa yang terjadi ya seandainya semua orang tak ada yang menggunakan hak suaranya? Sebab rakyat sudah terlanjur kecewa. Kecewa dengan keadaan yang harus mereka terima dari pemerintah. Obral janji di mana-mana tetapi saat menduduki kursi pemerintahan yang ada malah ongkang-ongkang kaki terima uang saja.


Apalagi kadang suara yang masuk tak sesuai dengan yang dikabarkan. Bukan hal baru lagi 'main mata' yang terjadi di belakang membuat angka-angka bisa dengan mudahnya dimanipulasi. Susah jadi rakyat di Indonesia. Serba salah.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…