Langsung ke konten utama

Kamu, Iya Engkau


Honeylizious.com – Apakah kamu sekarang membaca ini? Noktah yang tertinggal dan akankah semuanya berakhir dengan tanda titik karena kita sendiri tak mampu melangkahkan kaki bersama lagi? Apakah kamu sedang berbahagia sepertiku yang sedang berbahagia di sini.

Kita sudah dewasa dan memahami benar bahwa cinta tak cuma satu. Kita akan jatuh cinta berkali-kali di dunia ini. Kemudian berbahagia, sakit hati, tertawa, menangis, banyak hal yang terjadi karena cinta. Lalu bagaimana dengan rasaku padamu? Atau adakah rasamu padaku? Aku tak sempat mempertanyakan itu saat malam itu aku menemukan wajahmu di balik pintu.

Aku bahkan masih mengingat dengan jelas aroma yang kamu berikan sebelum kita berpisah. Genggaman tanganmu masih membuat jantungku berdebar. Sekarang aku malah bersamanya. Cintaku, bisa jadi cinta kita, sempat menghunjam hatiku. Sesaat. Bahagia itu membuatku mabuk. Aroma cintanya mengharumkan hari-hariku.

Aku pikir ada harapan untuk kita. Memang ada sebenarnya jika kita sama-sama mau mencoba. Tapi aku perempuan. Kamu laki-lakinya. Kuberharap kamu mengerti ada bagian yang bukan wilayahku untuk melangkah. Menunggu menyebalkan dan aku letih memberikan sinyal padamu. Kamu mengerti tapi pura-pura tak memahaminya.


Lalu dia hadir. Menunjukkan padaku bahwa dua orang yang dilukai akan bisa saling mencintai. Saling menguatkan. Dia yang membuatku berbelok di persimpangan itu. Di jalan yang barangkali akan membuat kita berdua bertemu. Aku tak bisa meramalkan masa depan walaupun sebenarnya aku sangat berharap kita kemudian memenuhi janji kita.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan