Langsung ke konten utama

Blognya Kok Kayak Diary?


Honeylizious.com – Pertanyaan itu sebenarnya bukan komentar orang yang mampir ke blog saya. Sebab selama ini tak pernah ada seorang pun yang menyatakan demikian. Tetapi saya sendiri percaya bahwa ini memang diary saya. Diary yang saya buka untuk umum secara online. Persiapan untuk kenangan anak cucu saya nantinya. Suatu hari mereka akan mengenal saya dari sisi saya yang sekarang. Bukan yang masa depan. Saya yang berada di masa lalu juga pasti menjadi sebuah misteri bagi mereka jika saya tak meninggalkan catatan perjalanan kehidupan saya di blog ini.

Nah beberapa waktu yang lalu ada yang menanyakan pada saya bagaimana tanggapan saya jika ada yang mengomentari blog saya sebagai diary? Saya pikir dia yang bertanya ini memiliki sebuah blog. Lalu ada yang berkomentar 'blognya kok kayak diary?'. Lah saya rasa itu pertanyaan yang tak perlu ditanggapi. Setiap orang punya tujuan untuk ngeblog. Kalau dia lebih suka memperlakukan blognya sebagai diary ya tak perlu ditanyakan. Memangnya ada yang salah dengan hal tersebut. Selain blog ini dan blog teman saya tersebut serupa diary sebenarnya masih banyak lagi blog di luar sana yang memang dibuat seperti diary.

Toh yang bikin dia. Yang nulis dia. Yang meluangkan waktu untuk mengisinya juga dia. Saya rasa saya akan bilang pada orang yang mengomentari blognya tersebut seperti ini.

Suka-suka dialah mau bikin blognya jadi diary.”


Masalah buat loe? *benerin sanggul Soimah.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs