Langsung ke konten utama

Sintang Trip (4)



 
Masih bicara soal Sintang dan Bukit Kelamnya. Bagian yang menarik dari Bukit Kelam ini selain bukit ini merupakan satu bongkahan batu yang sangat besar. Batu raksasa tepatnya. Sebab dulunya Bujang Beji memang tubuhnya besar sekali. Makanya dirinya bisa mengikat batu ini dan membawanya. Walaupun pada akhirnya maksud jahatnya tak kesampaian untuk mendapatkan banyak ikan.

Pemandangan alamnya sangat indah. Berapa kali pun memandang pemandangan yang ada di sekitar Bukit Kelam, saya selalu berdecak kagum dan berjanji pada diri sendiri untuk datang ke sini suatu hari nanti. Sawah-sawah penduduk di sini juga diairi dengan air terjun yang ada di Bukit Kelam. Air terjunnya jernih dan indah sekali. Belum lagi gua yang dihuni oleh banyak sekali kelelawar yang bisa menjadi pemandangan menarik buat penyuka hewan malam ini. Selain itu ada pula tumbuhan yang langka. Tak semua tempat punya.

Dulu waktu masih sekolah di sekolah dasar saya hanya bisa membayangkan tentang tanaman ini. Ternyata di Sintang terdapat tumbuhan ini. Kantong Semar Raksasa. Karena ukurannya yang besar bisa digunakan untuk menanak nasi. Kalau beruntung, sayangnya saya belum beruntung, kita bisa melihat Anggrek Hitam yang sedang mekar. Ah semoga di perjalanan kedua kali ini saya bisa menemukan lebih banyak hal yang menarik di Sintang ini.

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan