Langsung ke konten utama

Selamat Ulang Tahun yang ke-13 Indriani


Menikah belum sebulan yang lalu. Tapi saya sudah mendapatkan belasan keponakan dari pihak Putra. Ini keponakan yang langsung. Kalau keponakan yang berasal dari sepupunya saya tak menghitungnya. Tentu banyak sekali jumlahnya sebab Nenek dan Datok di Sintang mengatakan jumlahnya sekitar 36 orang cucu yang mereka miliki. Jadi memang saya bisa dikatakan memiliki 36 keponakan sekaligus. Belum lagi dari keluarga Umak dan Abah saya.

Satu di antara keponakan saya tersebut hari ini berulang tahun yang ke-13. Saya akan menghadiahinya sebuah buku. Semoga dengan buku cerita tersebut dia lebih semangat lagi untuk membaca buku dan tidak hanya berkutat dengan televisi dan handphonenya. Sayang memang remaja sekarang yang tidak begitu tertarik untuk membaca buku cerita. Berbeda dengan saya saat sekolah dulu yang selalu kehabisan bahan bacaan karena semuanya saya lahap dalam sehari.

Perpustakaan menjadi surga buat saya semasa sekolah dulu. Sekarang internet adalah perpustakaan dunia yang saya miliki. Indriani, baru 13 tahun usianya. Sudah besar. Dibandingkan saya dengan usia yang sama, dia sangat perempuan. Saya umur 13 lebih kecil dan masih rata depan belakang. Rata. Jika teman-teman paham yang saya maksud. Belum lagi wajahnya yang memang sangat manis.


Selamat ulang tahun Mbak Indri. Semoga diusia yang ke-13 ini semakin banyak prestasi yang diraih. Sehat. Makin cantik. Semua doa yang baik deh Tante Hani ucapkan untuk kamu yang sedang menjadi 'pengantin'-nya hari ini.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan