Langsung ke konten utama

Pantai Sekayam Sanggau Kapuas


Selama ini saya sering membagikan pemandangan pantai yang ada di Singkawang dan Jawai. Singkawang memang terkenal sekali tempat wisata Pantai Pasir Panjangnya. Saat kita datang ke sana malam hari tak jauh bedanya dengan mendatangi Pantai Kuta pada malam hari yang gelap. Bunyi ombaknya serupa. Baunya pun kurang lebih sama. Sama-sama bau pantai, if-you-know-what-I-mean.

Di Sanggau Kapuas ada Pantai Sekayam. Pemandangannya tentu saja akan disebut indah oleh orang yang suka sekali dengan pantai. Terutama saya. Selalu saja suka berada di pantai. Entah mengapa. Bukan hanya saya sih sebenarnya. Masih banyak orang lain yang lebih suka berwisata ke tepi pantai. Menikmati deburan ombak dan angin yang meniup-niup jilbab yang dikenakan.

Apalagi kalau sudah bicara soal matahari terbit atau terbenam, pantai akan menjadi lokasi yang tepat untuk mengabadikan fenomena alam ini. Tak pernah ada bosan-bosannya menjepret matahari terbit atau terbenam di tepian pantai. Bahkan saya masih ingat saat masih duduk di bangku sekolah dasar, ketika diminta menggambar pemandangan biasanya saya akan menggambar pantai dengan matahari dengan burung elang yang beterbangan di atas langit sana dengan gumpalan awan putih yang seperti rambut anjing pudel.

Pantai Sekayam bisa kita datangi jika memang kebetulan memang sedang berada di Sanggau Kapuas. Tetapi seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, jalan menuju Sanggau adalah jalan yang sangat berbahaya. Banyak truk yang tumbang dan melintang di jalan raya. Belum lagi saat musim penghujan seperti ini. Jalanan yang berlubang menjadi licin. Kondisi jalannya juga turun naik dan banyak sekali tikungannya. Salah jalan bisa celaka.


Buat yang memang akan berkunjung ke sana, hati-hati saat berkendara.

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan