Langsung ke konten utama

Opak Singkong


Beberapa waktu yang lalu baru pulang jalan-jalan dari Sintang. Mendapatkan banyak sekali oleh-oleh. Saya sendiri hanya membeli dua botol madu hutan untuk disimpan di rumah. Rencananya buat diminum satu sendok setiap hari. Supaya tetap sehat dan kuat. Maklum sekarang tak bisa seperti dulu lagi yang hidup seenaknya dan semaunya. Sekarang sudah ada yang harus diurus dan dijaga.

Satu di antara oleh-oleh tersebut adalah opak singkong. Di rumah mertua tadi siang digoreng dan dikasih gula merah yang sudah dijadikan karamel di atasnya.

Sebenarnya saya lebih suka opak singkong yang asin dan dimakan dengan air cabai rawit. Tentu saja tidak membutuhkan gula merah yang dijadikan karamel. Makanan ringan ini mengingatkan saya pada masa sekolah dasar dulu. Entah mengapa di sekolah dasar makanan ringan seperti opak singkong ini mudah sekali didapatkan. Apakah karena memang penggemarnya selalu anak-anak? Padahal sebagai orang dewasa saya masih suka sekali dengan opak singkong.


Opak singkong dan air cabainya yang juga dikasih jeruk itu. Duh membuat air liur saya menetes. Apalagi makanan yang satu ini di Kalimantan Barat memang mudah sekali ditemukan. Tinggal datang saja ke sekolah dasar terdekat. Kita akan menemukan opak singkong yang dimasukkan dalam kantong transparan yang besar dan tergantung di dinding. Rata-rata membuat opak singkong yang membulat. Mengapa opak singkong yang dijual selalu bulat bentuknya? Saya sendiri tak bisa menjawabnya. Apakah ada orang yang sudah berpengalaman mengenai bentuk opak singkong ini?

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma