Langsung ke konten utama

Nikmati Senja di Pantai Pasir Panjang


Honeylizious.com – Kota Singkawang. Kota 1000 Kelenteng. Kota Amoy. Kota yang banyak sekali tempat wisatanya dibandingkan dengan Kota Pontianak yang lebih banyak wisata warung kopi dan wisata kuliner. Tapi meskipun demikian Pontianak memang menjanjikan banyak hal yang tak saya dapatkan di Singkawang. Sebagai ibukota provinsi tentu saja Pontianak memiliki kelebihan yang tak akan dimiliki oleh kota lainnya yang ada di Kalimantan Barat.

Jika memang sedang singgah ke Singkawang. Sempatkanlah untuk mampir ke pantainya yang sangat terkenal sejak dulu. Singkawang itu dikenal dulunya karena Pantai Pasir Panjangnya. Menikmati senja di Pantai Pasir Panjang akan memberikan rasa yang berbeda untuk orang yang memang menyukai senja di tepian pantai. Apalagi untuk orang yang memiliki jiwa yang romantis.

Bingung mencari tempat bulan madu yang asyik dan masih di Kalimantan Barat? Singkawang bisa menjadi pilihan yang dekat. Buat orang yang ada di Kalimantan Barat barangkali tidak terdengar sekeren Bali atau Lombok atau Jakarta. Tapi Singkawang bagi orang yang berada di NTT atau NTB adalah tempat yang sangat jauh ya. Adik saya saja kalau mau datang ke Singkawang harus naik tiga kali pesawat dulu, belum lagi harus naik bus dan kendaraan air dari tempat dia tinggal sekarang.

Masalah itu semua hanyalah masalah sudut pandang kita. Dari sisi mana kita ingin melihatnya. Kalau kita melihat Singkawang dari Kota Mempawah memang terlihat sangat dekat. Mengendarai kendaraan bermotor kita bisa tiba di Singkawang dalam waktu 1,5-2 jam. Apalagi kalau kita sudah terbiasa mengendarai kendaraan bermotor untuk ke Pantai Pasir Panjang. Tentunya bukan hal yang sulit untuk tiba dalam waktu cepat ke sana.


Senja ini, maukah kamu melihatnya dari Pantai Pasir Panjang Singkawang saja?

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan