Langsung ke konten utama

Masih Liburan


Cuti sebulan sekarang saatnya untuk benar-benar dinikmati. Memang ada baiknya mengambil cuti panjang setelah menikah. Sebab dengan mengambil cuti kita bisa menyelesaikan banyak hal. Misalnya pindahan dan bulan madu. Jadinya kita tidak merasa dikejar-kejar deadline pekerjaan atau yang lainnya saat selesai resepsi. Walaupun saya sempat dikejar-kejar deadline lomba menulis.

Jadinya sekarang saya lumayan lebih santai ya. Selalu berada di rumah kalau suami sedang kerja, hanya keluar rumah kalau bersama beliau. Menyenangkan sih. Sebab selama ini saya memang suka sekali berada di dalam rumah sambil menulis atau memasak. Tidak perlu keluar rumah hanya untuk mencari kesibukan. Tak banyak sih yang berubah dari keseharian selain sekarang lebih banyak masak di rumah dibandingkan sebelumnya yang selalu makan di luar.

Satu hal yang paling penting bagi saya yang malas jauh-jauh berbelanja untuk keperluan dapur, tukang sayur harus lewat depan rumah. Walaupun sebenarnya masih banyak bahan makanan di dalam kulkas tetap saja perlu memberikan variasi dari makanan yang sudah saya siapkan untuk dimasak. Tentu saja makanan yang tinggal goreng atau rebus. Tak pakai ribet. Seperti telur asin, telur ayam, nugget, kentang beku, dan sayurannya pun yang bisa disimpan agak lama di dalam kulkas. Sayurnya wortel, buncis, baby corn, dan kentang. Oiya kentang tidak di dalam kulkas sih.


Cuma ingin berbagi aja sih dengan teman-teman, sekarang Hani masih liburan. :)

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan