Langsung ke konten utama

Masalah di Pontianak


Tadi pagi ada berita mengenai Jalan 28 Oktober yang merupakan persimpangan untuk menuju Kabupaten Sambas dilaporkan tergenang air yang cukup dalam. Membuat banyak kendaraan susah melewatinya karena lubangnya menjadi tak terlihat lagi. Pengendara bisa saja celaka jika melewati jalan tersebut gara-gara masuk ke lubang yang menganga dan tertutup oleh air yang berasal dari curah hujan tadi malam.

Pontianak memang intensitas hujannya sedang tinggi minggu ini. Beberapa hari terakhir hujan terus turun. Beberapa kali lumayan deras dan membuat jalanan tergenang air karena banyak jalanan yang tak memiliki saluran untuk membuang air hujan. Got-got yang dulunya ada di pinggiran jalan sekarang sudah banyak yang tertutup karena pelebaran jalan dan pembangunan. Menyebalkan sih memang. Daerah resapan air juga semakin berkurang karena banyak orang memilih untuk menyemen halamannya. Jadinya serba salah. Kalau sedang hujan deras bisa banjir atau setidaknye tergenang air, selain ini juga disebabkan oleh drainase banyak yang tersumbat sampah. Kalau panas terasa sekali gersang dan tandusnya.

Bumi cuma satu. Apabila ini berlangsung terus kita sendiri yang akan menuai akibatnya. Kebanjiran hanya satu dari banyak masalah yang harus kita hadapi bersama. Lebih menyebalkannya lagi orang yang sudah menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarang juga terkena imbasnya jika wilayah yang dia huni masih banyak masyarakat yang membuat saluran pembuangan air tidak lancar karena dipenuhi oleh sampah.


Jalanan yang tergenang air hanya akibat kecil dari kelalaian kita di muka bumi ini. Banjir lain cerita lagi. Tak pernah ada habisnya. Tak akan ada yang berubah di muka bumi ini jika kita sendiri tak mau mengubah sifat buruk kita. 

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan