Langsung ke konten utama

Koneksi WIGO 4G Belum Bisa Digunakan Kembali


Hari ini ternyata hujan turun dengan derasnya diikuti oleh angin kencang yang membuat antena modem WIGO 4G jatuh ke tanah. Tumbang dengan tiang-tiangnya. Padahal sudah diikat dengan kencang. Jadinya sekarang ngeblognya belum menggunakan WIGO 4G. Untungnya sih koneksi Indosat, yang sudah habis kuota fair usage-nya, masih lancar digunakan untuk ngeblog. Membuka facebook juga masih lancar.

Semoga besok sudah bisa menggunakan koneksi internet dari WIGO 4G lagi. Itulah kadang-kadang, ada hal-hal yang tidak pernah kita sangka bisa terjadi. Kita pikir koneksi terbaik sedang menunggu kita di rumah tetapi ternyata cuaca membuatnya hancur berantakan. Saat melihat antena tersebut sudah tumbang tiang penyangganya saya yang memang belum ngeblog dari pagi sedikit ragu akan bisa menyelesaikan deadline hari ini. Maklum kemarin saja saya hanya sempat menyelesaikan 6 tulisan dan itu artinya selain harus menyelesaikan 11 tulisan untuk hari ini, saya juga mesti membayar hutang 6 tulisan kemarin.

Itulah tidak enaknya punya hutang tulisan dibulan yang angkanya gede seperti ini. Bisa-bisa tangan jadi kaku karena kebanyakan menulis postingan. Atau harus menambahkan postingan baru yang hanya berupa gambar karena jemarinya sudah sulit digunakan untuk mengetikkan tulisan baru.


Balik lagi ngomongin soal koneksi WIGO 4G yang belum bisa digunakan kembali, besok harus dicek lagi sih apakah sudah normal atau tidak. Apabila ternyata tidak bisa diperbaiki sendiri mau tidak mau besok harus memanggil teknisi WIGO 4G untuk datang ke rumah dan memperbaikinya.

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan