30 November 2013

Kisah Seorang Gadis Kecil (5)


Honeylizious.com – Gadis kecil yang menulis setiap hari sepulang sekolah itu selain bingung memikirkan buku yang mana lagi yang bisa dia gunakan untuk menulis juga harus memikirkan bagaimana caranya agar dia tak dimarahi oleh Akinya. Kakeknya memang selalu marah melihatnya menulis seperti itu. Awalnya dia hanya berpikir cucunya sedang belajar. Tapi lama-lama akhirnya dia tahu juga cucunya sedang menulis cerita fiksi.

Mau jadi apa kamu nanti?”

Gadis kecil itu selalu ingat omelan Akinya. Dia memang tidak balas mengomel atau menghardik pada laki-laki tua yang telah membesarkannya itu. Dia hanya diam. Sebab dia ingin tetap bisa menulis seperti itu setiap hari. Beruntungnya Umak dan Abahnya tidak melarangnya untuk menulis. Mereka membiarkan saja anak perempuan keduanya itu dengan hobinya.


Terlihat seperti belajar sebenarnya sebab dia menulis menggunakan buku tulis dan pena. Tapi ternyata yang dia lakukan adalah bermain dengan imajinasinya sendiri dan melupakan sekitarnya. Kalau sudah liar imajinasinya bekerja dia akan lupa segalanya. Tak ada lagi yang bisa mengganggunya.

Related Posts

Kisah Seorang Gadis Kecil (5)
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.