Langsung ke konten utama

Jangkauan Sinyal WIGO 4G di Pontianak, Kalimantan Barat

Karena sekarang saya tinggal di tempat tinggal di rumah suami, tentunya ada beberapa hal yang kemudian berubah. Misalnya pengecekan sinyal wifi dari WIGO 4G yang saya gunakan. Katakanlah saya aneh karena sangat memperhatikan hal ini. Dibandingkan orang yang sibuk memikirkan mau belanja apa saja buat rumah barunya, satu hal yang sangat saya khawatirkan sebenarnya adalah ketiadaan sinyal WIGO 4G di rumah baru ini.

Sebab saat saya menanyakan pada CS WIGO 4G wilayah Pontianak, dia mengakui bahwa kemungkinan besar sinyalnya tidak ada di Jl. Ujung Pandang, Komp. Kurnia 5B. Sebab mereka belum sampai ke area ini layanannya.

Padahal sudah merasa sangat nyaman dengan layanan dari WIGO 4G ini. Malas rasanya harus berpindah ke lain wifi. Tadi sore, saat kami sudah dibolehkan keluar dari rumah orang tuanya untuk menempati rumah baru kami, suami saya sibuk memasang antena tambahan dari modem WIGO 4G. Padahal saya tahu betul betapa lelahnya dia. Sebab saya sendiri juga lelah sekali.

Lampu penanda sinyalnya tertangkap hidup mati. Itupun hanya 1 bar. Hanya satu lampu yang menyala. Namun saat dites untuk digunakan sebagai wifi ternyata internetnya jalan. Beruntung. Saya.masih bisa menggunakan layanan WIGO 4G untuk ngeblog dan sosial media.

Jadi buat warga Pontianak yang berada di Jl. Ujung Pandang bisa memasang WIGO 4G dengan menggunakan antena tambahan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan