Langsung ke konten utama

Hari Ini Masak Apa?


Karena saya bukanlah koki handal dan pengennya cepat selesai memasak saya selalu memasak makanan yang sederhana. Seperti tumis atau gorengan. Walaupun tetap harus ada masakan yang berkuah karena suami tak bisa makan tanpa kuah. Sayangnya saya lupa mengambil alu dan lesung yang saya tinggalkan di Radio Volare. Barang-barang saya memang belum habis saya ambil di sana. Padahal sudah pindah rumah. Sebab saya belum meluangkan waktu untuk benar-benar membereskannya hingga tuntas.

Jadi hari ini saya masak apa?

Saya tadi sudah beli sayur dan tempe. Di kulkas sebenarnya masih ada nugget dan kentang beku. Tapi saya ingin memasak sayur tumis wortel, buncis, dan baby corn. Sedangkan tempenya mau digoreng dengan tepung bumbu saja. Beberapa hari yang lalu saat singgah ke rumah mertua saya melihat Putra makan tempenya lahap sekali. Tapi tempe yang ada tepung bumbunya. Untung saya sudah menyediakan banyak tepung bumbu di rumah. Jadi bisa masak banyak lauk menggunakan tepung bumbu tersebut. Kemarin saya menggunakannya untuk menggoreng onion ring. Ternyata berhasil. Sayangnya saya lupa menjepretnya.


Lalu saya masak bakso untuk kuahnya. Atau sayurannya jangan ditumis ya? Mendingan dijadikan sop dengan bakso kepiting yang sempat saya beli beberapa hari yang lalu? Masih bingung sih nih. Nanti deh saya bagikan hasil masakannya ya! Pengennya praktis dan cepat sih masaknya. Hahahaha...

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan