Langsung ke konten utama

Finally


Akhirnya sekarang sudah berada di rumah yang akan kami tempati untuk bertahun-tahun ke depan sebagai suami istri. Menemukan kembali komputer tercinta yang setia menemani setiap kegiatan menulis saya. Lalu kembali lagi menggunakan jaringan internet yang lancar. Selama berada di Sintang harus bersabar dengan itu semua. Belum lagi jaringan internet yang kadang bermasalah kalau Sintang sedang dilanda hujan yang deras. Mengetik dengan android sudah satu masalah juga.

Saat duduk di depan PC ini rasanya ini adalah sebuah kenikmatan yang tak dapat diragukan lagi bahagianya. Ternyata saya sangat merindukan papan ketik ini dan saat berada di Sintang dan menggunakan papan ketik yang lain dapat dipastikan betapa banyaknya typo yang terjadi dan saya kesulitan untuk mengetik lebih cepat sebab memang papan ketik yang saya gunakan lebih mudah ditekan dibandingkan papan ketik yang saya gunakan di Sintang. Itu sebabnya saya lebih memilih mengetik menggunakan android saja saat ngeblog.

Bisa mendengarkan semua lagu koleksi yang saya simpan di komputer dan menggunakan layar yang terbesar yang ada di rumah untuk mengetik. Ah sangat nikmat. Sangat menyenangkan. Tubuh yang lelah pun rasanya hilang saat saya menyentuh papan ketik yang sekarang saya gunakan untuk menulis. Tak ada yang bisa menghalangi kecepatan mengetik saya yang sudah lumayan cepat sekarang ini.

Tak ada lagi postingan yang tak rapi karena ngeblog menggunakan blogger for android. Sekarang memosting semua tulisan melalui chrome dan sangat memuaskan hasilnya. Tantangan selanjutnya adalah menyelesaikan novel dengan jumlah halaman sekitar 100 dan baru saja ditulis 12 halaman. Belum diedit dan deadlinenya adalah tengah malam besok.


Finally! Perjuangan lain sudah menanti.

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan