Langsung ke konten utama

Cara Membuat Es Durian


Penyuka durian seperti saya? Tapi tiap hari makan durian dengan cara yang biasa tentunya cukup membosankan walaupun kita pecinta durian yang termasuk orang yang fanatik dengan durian. Begitu juga dengan saya. Kalau tiga hari berturut-turut makan durian sebenarnya sudah lebih dari cukup untuk membuat saya menolak durian pada hari keempat. Makanya ketika durian divariasikan bisa membuat durian jadi tak bisa ditolak.

Ingin membuat variasi durian sendiri di rumah tapi tidak ingin direpotkan dan menunggu lama? Tenang, kali ini kita bisa membuat es durian dalam waktu 5 menit saja. Cukup lima menit kita sudah bisa menikmati es durian yang nikmat rasanya. Saatnya menyiapkan bahan-bahannya.
  1. Durian secukupnya
  2. Susu kental manis atau krimer
  3. es batu
  4. Kacang tanah goreng atau oseng yang sudah dikisar kasar secukupnya

Satu porsi sebenarnya cukup dua atau tiga biji daging durian. Susu kental manisnya cukup tiga sampai empat sendok makan. Sesuaikan manisnya. Es batu sesuaikan dengan wadah. Kalau ingin es batunya diparut atau diblender juga silakan. Tak ada yang namanya harus sesuai dengan resep di sini. Kacang tanah yang sudah dikisar kasar cukup satu atau dua sendok makan. Kita bukan ingin membuat es kacang tanah bukan? Tak perlu terlalu banyak. Daging duriannya boleh dibanyakin kalau memang suka sekali dengan buah durian. Tidak suka dengan kacang? Jangan ditambahkan ke dalamnya.

Cara membuat es durian:
  1. Larutkan susu kental manis atau krimer dengan air.
  2. Campurkan es ke dalam larutan susu.
  3. Tambahkan durian.
  4. Taburi kacang tanah di atasnya.

Siap disajikan. Mudah bukan cara membuat es duriannya? Daripada membeli es durian di tempat minum dengan porsi yang sama bisa 10.000IDR permangkoknya mendingan bikin sendiri dan bisa menambahkan durian lebih banyak lagi seperti yang kita mau. Selamat mencoba.


Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma