Langsung ke konten utama

Candid Photos


Fotografer yang bertugas mengabadikan setiap momen di dalam pernikahan kami kemarin sebenarnya terlihat tak begitu banyak menjepretkan kameranya. Bahkan membidik juga sesekali hingga akhirnya saya harus mengatakan bahwa saya ingin ada foto 'candid' yang diambil olehnya. Setelah mendengar keinginan saya tersebut barulah dia membidik kami banyak sekali dan mengabadikan momen-momen yang tidak ada unsur 'pasang pose'.

Di Wikipedia sendiri dijelaskan bahwa
A candid photograph is a photograph that is captured without creating a posed appearance. This is achieved by avoiding prior preparation of the subject and by either surprising the subject or by not distracting the subject during the process of taking photos. Thus, the candid character of a photo is regardless of the subject's knowledge or consent as to the fact that photos are being taken, and regardless of the subject's permission for subsequent usage such as distribution, but related to the apparent absence of posing. It is distinguished from making secret photography by the photographer usually remaining discernible to the public and not wearing cover.

Bahasa gampangnya sih foto yang diambil tanpa ada unsur kesadaran dari sang objek foto sendiri. Rasanya foto seperti itu jauh lebih artistik dibandingkan foto-foto yang melibatkan pose dan kesadaran sang objek foto. Namun tak semua orang memang menyukai foto yang demikian. Saya sendiri suka mengambil dan diambil secara 'candid' sehingga akan terlihat kealamian seseorang atau diri saya sendiri.

Dari banyak foto yang diambil oleh fotografer pernikahan kami banyak sekali foto candid yang saya sukai. Berbeda dengan foto-foto yang melibatkan pose-pose yang sudah diatur atau dibuat untuk diabadikan.


Kamu suka foto candid juga?

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny