Langsung ke konten utama

Berwisata Sambil Berteriak-teriak Ke Sintang Saja!


Selama ini barangkali kita akan lebih memilih Bali atau Lombok sebagai tempat wisata. Tetapi tak banyak tempat wisata yang bisa menawarkan seperti yang akan kita alami saat mendatangi Sintang. Buat yang suka memincu adrenalinnya selama berwisata tampaknya lebih baik membatalkan pilihan untuk ke Bali atau Lombok sebab Sintang adalah tempat yang paling tepat untuk itu semua. Jangankan Sintangnya, perjalanan menuju Sintang dapat dipastikan akan membuat kita yang tak terbiasa dengan jalannya akan berteriak-teriak.

Sudah pernah naik roller coaster? Rata-rata roller coaster yang disediakan oleh dunia fantasi atau taman bermain sudah dilengkapi dengan keamanan yang benar-benar aman. Kita tidak akan mengalami hal-hal yang tidak diinginkan selama naik roller coaster tersebut. Kalau pun tetap akan mengalami musibah selama bermain roller coaster tentunya itu sudah beda kasusnya.

Selama naik bus yang menuju Sintang kita akan diajak seperti bermain roller coaster tanpa pengaman. Tak ada jaminan bahwa bus tidak akan masuk jurang atau terbalik. Semuanya bergantung kemampuan supir membawa bus tersebut selamat sampai tujuan dan tentu saja kehendak Yang Maha Kuasa. Kalau sudah demikian yang dapat dilakukan hanyalah berdoa supaya bus tidak mengalami musibah yang tidak kita inginkan.

Tarik selimut, pejamkan mata, lalu berdoa dalam hati. Berdoa yang banyak. Nikmati semua goncangannya. Kalau sudah percaya sama Yang Maha Kuasa pastinya kita akan tenang selama perjalanan walaupun bus berguncang sangat hebatnya selama perjalanan. Terutama di Kabupaten Sanggau. Jalanan di Kabupaten Sanggau memang sedang rusak parah. Parah sekali. Layaknya kubangan kerbau. Dapat dibayangkan bagaimana akibatnya jika bus seukuran panjang 12 meter atau Damri melewatinya?

Belum lagi jalanan ada yang menurun dan menanjak. Sisi kiri kadang hutan dan kanannya jurang. Tanpa pengaman apa pun penumpang dan supir berada di dalam bus. Kalau bus tersangkut dan mogok sih sudah banyak kejadiannya. Kebanyakan yang terbalik biasanya adalah truk yang memiliki muatan. Ditambah lagi jalanan yang berlubang tersebut sangat sempit. Dua kendaraan yang berlawanan arah saat berpapasan harus bergerak dengan hati-hati kalau tak ingin saling menyenggol.

Buat yang tak terbiasa dengan jalanan seperti ini dan kendaraan yang terus berguncang sepanjang perjalanan, dapat saya pastikan akan berteriak histeris. Karena setiap guncangan rasanya bus akan segera terbalik. Kalau penumpang yang melambung-lambung di atas tempat duduknya sudah tak dapat dihitung dengan jari lagi berapa kali kejadiannya.


Jangan tanya saya ngapain selama perjalanan, yang jelas saya sudah pergi dan pulang dengan selamat tanpa berteriak sama sekali. Nikmati saja. Anggap sedang berada di dufan dan naik roller coaster.

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan