25 Oktober 2013

Pemotret Langit


Langit pagi, siang, dan senja punya warnanya tersendiri. Saat melihat sebuah gambar yang memperlihatkan langit dengan warna tertentu biasanya kita bisa menebak itu langit kapan yang diabadikan. Langit sesuatu yang tak terjangkau di sana. Tapi terlihat oleh kita dari bumi ini. Selain memotret langit dan awan, memotret langit juga sesuatu yang cukup menyenangkan.

Langit sesuatu yang kadang kita lupakan. Kita jarang melihat atau memperhatikan langit dengan seksama kecuali kita merasa ingin tahu tentang cuaca hari ini. Paling sering kita memperhatikan langit karena kita takut akan turun hujan. Apalagi kalau kita sendiri telah meninggalkan banyak jemuran yang barangkali sudah hampir kering saat kita pergi. Sayang sekali jika cucian itu semuanya basah kembali.


Langit juga yang menjadi saksi saat kita menangis dan memandang ke atas supaya air mata kita tak jatuh lebih banyak lagi hari itu. Apakah kita sudah mengenal langit seperti langit mengenal kita? Dia memperhatikan Bumi dengan segala isinya dalam diamnya. Mari memotret langit.

Related Posts

Pemotret Langit
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.