26 Oktober 2013

Menulis 500 Kata


Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa.

Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan tantangan namanya kalau bisa dilewati dengan mudah. Selama ini juga banyak sekali kontes yang meminta kita untuk menulis paling tidak 500 kata untuk satu artikelnya. Berarti 500 kata itu memang jumlah yang cukup ideal untuk sebuah artikel walaupun pada akhirnya saya suka kehabisan kata-kata untuk diisikan pada sebuah tulisan.

Sebenarnya 500 kata tidak terlalu panjang. Di Writer saya biasanya menggunakan dua spasi dan ukuran font 12 yang biasanya menghabiskan 2 halaman A4 untuk menghasilkan 500 kata atau lebih. Nah kalau selama ini butuh 3-4 menit untuk menyelesaikan satu halaman. Artinya hanya butuh 6-8 menit untuk mendapatkan 500 kata. Itu kalau saya tidak kelamaan memikirkan kata-kata apalagi yang harus saya gunakan di dalam artikel tersebut. Walaupun sebenarnya saya tidak terlalu suka menulis hingga 3 halaman karena banyak juga orang yang keberatan membaca tulisan yang terlalu panjang.

Saya tidak tahu 500 kata itu idealnya ukuran dari siapa tapi sering saya menemukan orang yang membuat lomba dengan jumlah minimal katanya sekitar 500-750. Banyak sekali tulisan yang saya buat dan belum mencapai 500 kata setiap artikelnya. Kalau 200-300 sih sudah lumayan banyak. Paling mudah sebenarnya menulis ketika melibatkan sebuah emosi yang kuat seperti marah atau bahagia. Entah mengapa saya bisa menulis sangat cepat dalam keadaan marah atau kesal bahkan dalam keadaan bahagia. Juga sedih bisa membuat saya menulis banyak sekali. Panjang.

Kalau emosi sedang dalam keadaan datar. Tak begitu ada emosi yang kuat saya malah sering kehabisan bahan untuk dituliskan. Jadi mau tak mau membaca beberapa tulisan dulu sebelum akhirnya mulai menulis dan merampungkan banyak tulisan. Semuanya memang menguras tenaga tetapi saya yakin akan ada buah manis yang akan saya petik dibalik semua perjuangan ini. Akan ada sesuatu yang menanti saya di ujung jalan yang akan segera saya lalui.


Ini juga bagian dari potong kompas yang selama ini saya lakukan. Saya yakin dengan melakukan apa yang orang lain lakukan dalam waktu dua atau tiga kali lipat dari yang saya butuhkan akan membuat semua ketertinggalan tersebut terbayarkan. Saya ingin menyusul semua blogger di dunia ini yang sudah menulis banyak sejak lama dan saya yang baru dua tahun lebih ini akan melakukan hal yang sama dan tak membutuhkan waktu sebanyak itu.

Mari menulis 500 kata.

Related Posts

Menulis 500 Kata
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.