25 Oktober 2013

Menginspirasi Orang Lain


Hari ini, tepatnya tadi sore, seorang wartawan dari Pontianak Post datang untuk mewawancari saya. Saya di sini akan diambil sisi 'blogger' perempuan Kalimantan Barat. Berhubung memang tanggal 27 Oktober nanti adalah Hari Blogger Nasional.

Bicara soal Pontianak Post, sebenarnya 7 tahun yang lalu saya pernah mendatangi kantornya dan memberikan karya saya di sana. Tetapi tidak dimuat. Waktu itu saya mengirimkan sebuah cerpen. Berharap karya saya akan diterima dan diterbitkan di koran tersebut. Tentu saja ingin sekali banyak orang akan membaca tulisan yang saya tulis. Tapi sayangnya tulisan saya tak ada kabarnya dan sama sekali tak dimuat bertahun-tahun kemudian pun.

Ada rasa kecewa. Rasanya saya tak cukup layak untuk menjadi penulis yang tulisannya diterbitkan di koran sebesar itu.

Namun hari ini, saat mereka yang mencari saya untuk mengangkat profil saya sebagai seorang blogger, yang tentu saja seorang penulis, saya merasa sebenarnya Tuhan sudah punya jadwal untuk memberikan apa yang saya mau. Apa yang saya inginkan selama ini. Saya menginginkan sebuah karya kecil yang dipajang di koran tersebut. Seperti milik teman kuliah saya yang sekarang sudah kembali ke kampungnya. Beberapa kali karyanya dimuat di sana dan mendapatkan honor yang lumayan untuk penulis amatiran seperti kami. Apalagi masih mahasiswa. Tambahan uang saku tentunya akan menjadi sebuah berkah tersendiri.

Sekarang bukan karya yang saya harapkan akan menjadi pajangan di dalam koran tersebut. Tetapi sebaliknya Tuhan memberikan buah yang lebih manis lagi. Mereka akan memajang saya, seutuhnya di sana. Sebagai seorang blogger. Orang yang menulis di dunia maya. Saat saya menuliskan ini rasanya saya mendengar: “Nikmat mana lagi yang kamu dustakan?” berulang kali. Terngiang-ngiang di telinga saya begitu saja.


Bahkan yang lebih menyenangkan adalah selama proses wawancara tersebut, sang wartawan mengatakan betapa dia merinding mendengar cerita ngeblog saya dari awal hingga akhir. Padahal rasanya saya hanya bercerita seperti biasa. Seperti saat saya menuliskan ini. Entahlah ada yang merasa merinding atau tidak membaca tulisan di blog ini. Sejenak saya merasa bahwa saya sudah memberikan inspirasi. Setidaknya pada seseorang yang berbicara dengan saya tadi sore.

Related Posts

Menginspirasi Orang Lain
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.