19 Oktober 2013

Jangan Tanyakan Berapa Gaji yang Saya Mau

WeHeartIt

Siang itu tiba-tiba saja ada yang menyapa saya di Yahoo Messenger. Meskipun sudah banyak sekali aplikasi chat yang terinstal di smartphone. Saya pikir YM tetap tak tergantikan posisinya oleh banyak platform yang menyediakan aplikasi untuk berbagi pesan dan file. Dia menawarkan untuk menulis 50 artikel setiap hari di sebuah web dengan tema tertentu dan harus lolos copyscape. Artinya dia tak mau mendapatkan artikel yang copy paste. Saya pikir menuliskan artikel dengan tema tersebut bukan masalah yang besar apalagi hanya untuk meloloskan tulisan dari copyscape. Dengan gamblang juga dia menjelaskan bahwa kita bisa meminta gaji yang sesuai dengan keinginan kita.

Menggiurkan bukan? 50 artikel dan kita bisa meminta gaji sesuai yang kita inginkan. Tentu saya mengukur harga sesuai dengan artikel yang biasa saya dapatkan dari beberapa penyedia jasa iklan yang biasanya memberikan bayaran 80.000-1.000.000 untuk setiap artikel yang nantinya ditulis. Namun karena ini kerjanya borongan, 50 artikel setiap hari, tentu saya tak bisa menyamakan harganya. Jadi saya perhitungkan saja 25.000/artikel sehingga didapatlah angka 1.250.000 gaji perhari yang saya inginkan. Untuk menulis 50 artikel setiap harinya tanpa copypaste saya rasa 25.000 adalah harga yang sangat murah.


Kemudian yang terjadi adalah mereka menolak tawaran gaji yang saya inginkan karena dana mereka tidak mencukupi. Kalau memang demikian saya rasa seharusnya mereka tidak perlu memberikan penawaran 'berapa-gaji-yang-diinginkan-penulis-artikel?'.

Related Posts

Jangan Tanyakan Berapa Gaji yang Saya Mau
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.