1 September 2013

Kekejaman Hewan: Anjing Disalib?


Sekarang ini media sosial memang menjadi sesuatu yang paling cepat menyampaikan informasi. Bahkan ke seluruh dunia. Hitungan menit bahkan bisa jadi detik, informasi bencana alam yang jaraknya ratusan ribu kilometer pun bisa terdengar ke telinga. Itu hebatnya sosial media. Namun tentu saja kecepatan informasi ini sendiri tidak dibarengi dengan cek ulang oleh orang yang mendapat informasi tersebut.

Sehingga informasi yang belum diketahui kebenarannya bisa membuat 'fakta' baru yang jauh dari benar. Apalagi kalau sedang ada kejadian yang heboh. Seperti yang terjadi di Mesir, malah ada orang yang membuat berita palsu menggunakan foto-foto yang diunggah ke sosial media.

Karena sudah dibutakan oleh emosi kemarahan atau kesedihan kadang-kadang orang langsung termakan begitu saja dengan berita tersebut.

Foto memang bisa bercerita lebih mudah. Semua orang bisa menangkap cerita dalam sebuah foto hanya dengan melihatnya. Bahasa visual memang lebih mudah untuk dicerna. Tapi beda persepsi bisa beda pula informasinya. Seperti foto yang diunggah seseorang ke akun facebooknya. Di foto tersebut terlihat anjing yang disalib.

Sontak foto tersebut membuat beberapa pihak marah karena menganggap orang yang mengunggah foto tersebut sedang mempertontonkan kekejaman terhadap hewan. Kesan yang ditangkap pertama saat melihat foto tersebut memang demikian sih.

Namun apakah memang demikian? Pemilik foto sendiri sebenarnya menjelaskan bahwa anjing dalam foto tersebut adalah anjing yang ditemukan dalam keadaan sudah disalib. Bukan sengaja disalib oleh orang yang berada di dalam foto bersama sang anjing.

Saya sendiri tak memihak orang yang berpendapat mengenai seseorang di dalam foto tersebut yang seakan-akan bangga dengan kekejaman yang dilakukannya terhadap hewan. Saya juga tidak membela pemilik foto itu. Karena saya tidak tahu dengan pasti yang mana yang paling benar.


Tapi pelajarannya dari sosial media kali ini adalah pilah-pilih informasi yang ingin kita terima. Saat sebuah informasi mencuat jangan langsung menerimanya sebagai fakta. Karena banyak sekali orang yang membuat berita HOAX dengan memanfaatkan gambar tertentu yang sekilas terlihat seperti kebenaran.

Related Posts

Kekejaman Hewan: Anjing Disalib?
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.