Langsung ke konten utama

Berenang di Sungai Kapuas




Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia memang menjadi satu di antara banyak ciri khas Kalimantan Barat, khususnya Pontianak. Bahkan sampai ada lagunya yang mengatakan sebuah mitos bahwa kalau kita sudah minum airnya kita pasti akan kembali lagi ke Bumi Khatulistiwa. Itu barangkali berlaku untuk orang datang puluhan tahun yang lalu. Saat airnya masih jernih dan masih memungkinkan untuk meminumnya.

Sekarang airnya sudah tercemar dan banyak sampah yang hanyut di Sungai Kapuas. Sayang sekali sebenarnya keadaan Sungai Kapuas sudah berubah menjadi seperti yang sekarang. Walaupun keadaannya sudah tercemar masih banyak masyarakat yang memanfaatkannya untuk mandi, mencuci, dan bersih-bersih. Bahkan PDAM sendiri masih memanfaatkan air Sungai Kapuas untuk disalurkan ke rumah-rumah penduduk yang ada di Pontianak dan sekitarnya. Namun airnya yang tidak jernih itu akan mengalami proses penjernihan terlebih dahulu barulah disalurkan ke pipa-pipa yang akan mengantarkan air tersebut ke rumah warga.

Proses penjernihannya bisa menghasilkan air yang sangat jernih tapi tak jarang juga airnya tetap berkabut. Hanya tak sebutek air Sungai Kapuas yang masih berada di sungai sih. Tetapi kondisi airnya memang menyedihkan dan tentu saja bukan air yang bisa diminum apalagi digunakan untuk memasak karena mengandung zat kimia yang digunakan untuk membersihkan air tersebut.

Sejak pertama kali menjejakkan kaki ke Pontianak keadaan air Sungai Kapuas memang sudah seperti ini. Rumah-rumah yang berdiri di sepanjang sungai dengan gertak kayu yang beberapa bagiannya sudah diganti dengan beton menjadi saksi bisu bagaimana air Sungai Kapuas sudah tercemar. Tetapi banyak sekali orang yang dengan tenang menggunakannya untuk mencuci dan berenang di Sungai Kapuas.

 

Entah kapan air Sungai Kapuas akan kembali menjadi lebih layak untuk digunakan dan jernih.

Foto oleh Suparman.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs