Langsung ke konten utama

Galaxy Express (Bagian 7)



Renno mengantarku lagi seperti kemarin. Berjalan di tengah udara dingin. Kali ini aku membawa jaket bersamaku sehingga aku tak perlu mengenakan jaket Renno lagi. Namun dia menggenggam tanganku seperti kemarin. Aku bingung bagaimana menjelaskannya. Aku seharusnya tidak pulang bersamanya. Selain ini membuat aku tak bisa memberanikan diri untuk mendekati mandor cat itu, aku juga seperti menambah rahasia baru yang tak akan aku bagi pada Rita.


Aku tak mungkin menceritakan betapa baiknya Renno padaku. Aku juga mustahil bisa mengatakan rasanya kecupan pertamaku dan itu berasal dari Renno. Rita akan menganggapku musuhnya. Dia pasti akan meledak. Apalagi kali ini dia terlihat sangat serius pada Renno. Tapi aku juga tak bisa menolak permintaan Rita yang membuatku harus pulang diantar oleh Renno. Seharusnya Rita yang pulang bersamanya. Kalau begini terus akan timbul masalah. Aku yakin itu.

Menurutmu Rita bagaimana?” aku membuka obrolan.

Rita baik. Sangat baik. Dia baik pada semua orang dan selalu tertawa. Pasti kamu senang menjadi sahabatnya.”

Iya, kami memang sudah berteman sejak lama. Dia selalu menjadi temanku.”

Mengapa tiba-tiba membicarakan Rita?”

Aku tidak mau persahabatan kami rusak hanya gara-gara masalah sepele.”

Masalah apa? Kulihat kalian berdua baik-baik saja.”

Masalahnya baru muncul baru-baru ini, aku tak mau kehilangan sahabatku gara-gara satu masalah.”

Masalah apa?” Renno menghentikan langkahnya dan berdiri di depanku.

Kamu.”

Aku masalah kalian? Bukankah aku tak pernah mengganggu persahabatan kalian?”

Kamu tidak tahu tentang perasaan Rita padamu dan setiap kali bersamamu membuatku tidak enak hati padanya.”

Rita suka sama aku?”

Iya.”

Dia bilang begitu?”

Iya tadi pagi dia bilang dia serius dan ingin menjadi istrimu.”

Aku tak ingin peduli tentang perasaan Rita, yang aku pikirkan hanya perasaanku. Aku menyukai orang lain. Sejak lama.”

Kamu sudah punya pacar?”

Aku tak menyebutnya demikian.”

Tapi bagaimana dengan Rita?”

Kita semua sudah dewasa, dia pasti bisa menerimanya.”

Siapa orang yang kamu cintai itu?”

Kamu.”

Aku kaku mendengar jawabannya. Angin dingin melewati leherku yang tidak tertutup jaket. Aku menatap wajahnya lama sekali. Lalu menemukan bahwa dia memang tidak sedang bercanda.

Tidak mungkin, kita baru kenal beberapa hari, bagaimana bisa kamu jatuh cinta padaku.”

Aku akan menceritakannya suatu hari nanti. Tidak untuk sekarang. Sebenarnya aku juga tak ingin mengatakan tentang perasaanku padamu karena kamu baru mengenalku beberapa hari ini. Jangan dijawab dulu. Pikirkan baik-baik.”


Aku membisu.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs