Langsung ke konten utama

Membuat Postingan Terjadwal




Kembali lagi ke titik awal. Beberapa waktu ini, terutama Mei dan Juni saya memang sepertinya memosting tanpa aturan sama sekali. Pertama sih karena sedang mengikuti lomba dan harus mengirimkan link postingan ke panitia sehingga saya bisa menuliskan banyak sekali postingan dalam satu jam dan langsung memublikasikannya. Berbeda dengan Maret dan April lalu yang masih saya berikan jadwal tertentu untuk tiap postingan.


Rasanya saya akan kembali membuat postingan terjadwal. Tidak semaunya lagi menuliskan dan langsung menerbitkannya padahal beberapa menit sebelumnya juga baru selesai menerbitkan beberapa tulisan baru. Setidaknya ada jeda antara satu tulisan dengan tulisan yang lainnya. Karena sekarang saya akan menuliskan 6 postingan dalam sehari berarti saya bisa membuat jeda sekitar 3-4 jam antara tulisan satu dengan yang lainnya.


Memang sih sempat juga waktu itu saya keliru menjadwalkan tulisan saya sehingga terbit dua buah di waktu yang sama. Gara-gara saya kurang teliti membaca tanggal dan jamnya. Nah ke depannya saya akan berusaha untuk membuat jadwal yang lebih baik dan tidak akan semena-mena menerbitkan 6 tulisan di jam yang sama.

Saya rasanya kembali lagi ke titik awal mula saya ngeblog sekarang ini. Saat saya mengubah judulnya dan menghilangkan kotak komentar. Rasanya saya mengubah jati diri blog ini. Membuatnya menjadi blog yang benar-benar baru sebab saya tahu akan ada konsekuensi yang saya terima dengan menghilangkan atau mengganti beberapa hal itu.

Tetapi semuanya memang proses yang harus saya jalani untuk mendapatkan ketenangan dan tujuan yang jelas dalam menuliskan. Walaupun ada yang mengatakan kepada saya bahwa esensi menjadi seorang blogger bukan menulis saja, ada rahasia di balik menjadi seorang blogger. Saya sendiri tidak begitu memahami arah pembicaraannya ke mana. Sebab rasanya saya tak menemukan rahasia tertentu saat menjadi seorang blogger.

Apakah memang ada rahasia selain menulis saat kita memutuskan menjadi blogger? Mungkin saja! Mungkin juga tidak!

Semuanya kembali lagi pada diri kita sendiri untuk memaknainya.

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Video dan Lirik Lagu Kamil Onte ft taZki Acapella - Yok Idop Sehat

Musik adalah bahasa yang universal. Lewat lagu kita bisa menyampaikan banyak hal. Tidak hanya mengumandangkan cinta dan lara. Tapi juga nasihat-nasihat baik yang berguna bagi banyak orang terutama masyarakat di sekitar kita. Seperti lagi Yok Idop Sehat ini yang memang dibuat untuk menghimbau orang supaya menjalani hidup yang sehat. Lengkap dengan tips yang bisa kita lakukan untuk menjalankannya.  Lagunya tidak hanya menghibur namun juga bisa untuk mengingatkan kita bagaimana hidup sehat yang seharusnya. Bukankah kesehatan adalah segalanya. Tanpa kesehatan kita tidak bisa beraktivitas dan produktif. Yok idop sehat. Yok Idop Sehat Hei buda' buda', saye punye cerite Cerite tentang hidup sehat bagaimane Rajin olahraga stamina tetap terjage Ayok kite semue jadi warge sehat sentose.. . Reff : Makan buah & sayuran dan cek kesehatan Jangan sampai kite saket kedolo'an Marilah kite terapkan same-same Agar kite tetap sehat semuenye Diri saye

Gokusen: Yankumi, Cucu Yakuza yang Impiannya Menjadi Guru

http://aki-ojou.blogspot.com Beberapa hari yang lalu mendapat tambahan koleksi film serial Jepang dari Mister Achan. Satu di antaranya Gokusen. Bisa dikatakan ini mirip dengan Great Teacher Onizuka. Perbedaannya pada konsep dasar dan pemeran utamanya. Siapa yang menjadi guru yang akhirnya disayangi oleh murid nakalnya.