Langsung ke konten utama

Telaah Logo Liga Blogger Indonesia

Logo awarding night Liga blogger



Pertama kali melihat logo Liga Blogger Indonesia yang muncul di kepala saya adalah saya sendiri tak memahami maksud yang ingin disampaikan oleh pembuat logo tersebut sebenarnya. Tetapi tentu saja setiap orang memiliki penafsiran tersendiri saat melihat bentuk sebuah logo. Dan penafsiran setiap orang akan berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Mungkin di antara teman-teman yang melihat logo yang sama dengan yang saya lihat sekarang ini akan memiliki kesan yang berbeda. Penafsiran tiap individu akan memiliki perbedaan yang tak akan terelakkan.

Apabila kita telusuri dari awal tentunya logo memiliki aturan tersendiri saat pembuatannya. Meskipun bukanlah aturan yang benar-benar harus kita ikuti. Namun apabila kita mengikuti aturan yang berlaku akan lebih mudah bagi orang lain untuk menafsirkannya.

Logo itu sendiri bagi saya adalah perwakilan 'wajah' untuk sebuah organisasi atau kelompok. Saat kita melihat, jadi logo adalah perwakilan secara visual untuk sebuah organisasi, kita akan tahu organisasi apa yang diwakili oleh logo tersebut sebenarnya. Logo tentu saja digunakan untuk lebih memudahkan pengenalan orang lain terhadap sebuah organisasi atau merek tertentu. Banyak perusahaan yang membuat logo agar masyarakat mudah mengingat mereka. Waktu kita melihat sebuah gambar yang merupakan logo sebuah perusahaan, organisasi, atau merek dagang, kita akan tahu siapa yang diwakili oleh logo tersebut.

Logo tentu saja digunakan untuk membuat sebuah bahasa yang dipahami lebih mudah oleh banyak orang. Sebuah desain logo akan lebih mudah dibaca meskipun oleh orang yang buta aksara. Sama seperti kita melihat lembaran uang. Banyak yang tak bisa membaca nilai uang tersebut dari angka atau huruf yang tertulis, tapi dengan adanya gambar yang mewakili nilai uang tersebut, siapa pun bisa memahami nilainya hanya dengan melihat gambar yang tercantum di sana. Misalnya 'uang pedang', adik saya waktu belum bisa menghitung atau mengenal angka dia akan menyebut uang seribuan sebagai 'uang pedang'. Walaupun sebenarnya dia tidak tahu seribu itu berapa tapi dia tahu 'uang pedang' bisa membeli berapa banyak permen yang dia suka. Berapa uang pedang yang dibutuhkan untuk membeli kesukaannya yang lain.

Itulah ajaibnya logo atau simbol. 'Wajah' yang bisa dikenali oleh banyak orang tanpa perlu membaca. Cukup melihat sekilas, kita dengan mudah mengetahuinya. Karena kemudahannya itulah banyak orang yang membuat logo untuk mewakili perusahaan, organisasi, atau merek dagang yang dia inginkan dikenali oleh banyak orang.

Dari kutipan yang saya ambil di sini. Ternyata ada 47 aturan membuat logo yang akan saya jabarkan sebagai berikut.
  1. Tidak boleh menggunakan lebih dari 3 warna.
    Jika kita lihat dari logo Liga Blogger Indonesia yang memang hanya menggunakan warna biru aturan pertama sudah sesuai. Ada beberapa variasi warna tetapi semuanya termasuk warna biru. Ada biru donker, biru tua, dan biru muda. Kalaupun variasi warna ini dianggap berbeda, logo ini tetap memenuhi persyaratan utama. Menggunakan tiga warna, tidak lebih.
  2. Hilangkan semua hal yang tidak perlu atau tidak penting dalam logo tersebut.
    Logo ini hanya dibuat dengan variasi tiga aksara yaitu L, B, dan I. Semuanya perlu dan tak ada hal lain lagi yang ditambahkan di dalam logo tersebut selain hal yang memang perlu ditunjukkan.
  3. Tulisan harus bisa dengan mudah terbaca, gunakan ukuran dan font yang sesuai.
    Tulisan di logo tersebut juga mudah dibaca, terlepas dari sesuai atau tidak saya rasa tulisannya masih dalam batas enak dibaca.
  4. Logo dibuat harus bisa dikenali dengan mudah, biasanya menggunakan bentuk sederhana.
    Secara tampilan sebenarnya logo ini sederhana.
  5. Buat logo dengan bentuk dan layout yang unik.
    Selama ini saya tak pernah melihat logo dengan layout seperti ini jadi menurut saya layoutnya unik kok.
  6. Lupakan apapun yang dipikirkan oleh orang terdekat Anda, ingat Anda membuatnya untuk siapa.
    Karena logo ini bukan saya yang membuat bagian ini tak bisa saya bahas.
  7. Buat lebih dari 3 (tiga) opsi pilihan dengan karakter yang berbeda.
    Bagian ini juga bukan bidang saya.
  8. Tidak boleh mengkombinasi logo yang sudah ada apalagi terkenal dan melabelnya menjadi karya sendiri.
    Dari penafsiran saya sendiri saya rasa logo ini bukan mengambil dari logo yang sudah terkenal atau merupakan kombinasi dari beberapa logo yang sudah ada.
  9. Tidak boleh menggunakan clipart/gambar kartun yang sudah punya arti sendiri sebelumnya.
    Logo ini juga tidak menampakkan clipart atau kartun yang sudah punya arti sebelumnya. Jadi tidak melanggar aturan yang ke-sembilan.
  10. Logo harus bisa dibuat menjadi warna hitam putih tanpa menghilangkan bentuk asli logo berwarna.
    Logo ini jika dibuat warna hitam putih juga tetap akan menampakkan wujud sebagaimana bentuk aslinya dengan warna biru. Karena warna biru donker akan menjadi hitam dan yang lebih muda akan menjadi abu-abu.
  11. Logo harus bisa dipastikan bisa dikenali walaupun dengan warna yang dibalik (invert).
    Penukaran warna juga tidak akan membuat logo ini berubah bentuknya dan saya yakin tetap bisa dikenali sebagaimana adanya.
  12. Logo harus bisa dikenali ketika diubah ukurannya, terlebih dengan ukuran terkecil ketika dipakai pada produk tertentu.
    Saya sudah mencoba mengubah ukurannya menjadi lebih kecil dari sebelumnya dan tetap bisa terlihat apa yang ingin diwakili oleh logo ini. LBI.
  13. Jika logo terdiri atas ikon atau simbol tertentu, termasuk tulisan, letak harus bisa dikatakan bahwa mereka saling berlawanan/komplemen/berbeda satu sama lain.
    Jelas sekali logo ini menampilkan hal tersebut.
  14. Hindari penggunaan tren logo terbaru, buat logo bisa dipakai sepanjang jaman.
    Saya rasa logo ini memang tidak menggunakan tren logo terbaru melainkan logo yang jika kita hadirkan sepuluh atau dua puluh tahun ke belakang bisa juga kita tampilan sepuluh atau dua puluh tahun ke depan masih tetap tidak lantas membuat logo ini terlalu baru atau malah sebaliknya ketinggalan jaman. Logo ini sangat netral.
  15. Jangan menggunalan efek spesial (masih boleh coba dihindari jika menggunakan gradasi, bayangan, efek cermin, dan cahaya berpendar).
    Dari pengamatan saya pribadi memang tak ada efek spesial yang digunakan oleh pembuat logo ini untuk membentuk logonya akhirnya berbentuk menjadi seperti ini.
  16. Sesuaikan layout logo berbentuk segitiga jika memungkinkan, hindari possible, hindari layout yang tidak dikenali secara bentuk visual (tak beraturan/abstrak).
    Semua bentuk yang digunakan di dalam logo ini adalah bentuk yang sangat jelas secara visual. Tak ada bentuk yang tak beraturan atau abstrak.
  17. Hindari detail yang ribet, ruwet dan membingungkan.
    Gambarnya juga tidak ada bagian yang detailnya membingungkan. Bahkan saya rasa anak kecil juga bisa dengan mudah menggambar ulang bentuk logo ini seperti bagaimana adanya. Saya jadi ingat saya waktu sekolah dasar punya penggaris dengan banyak lubang yang bisa digunakan untuk membuat bentuk-bentuk tertentu di buku. Nah, dengan penggaris dengan banyak bentuk seperti ini kita bisa membuat logo seperti ini. Tak ada bagian yang membingungkan dari detail logo ini.
  18. Pertimbangkan bagaimana logo akan disajikan dan tempat berbeda meletakkannya.
    Ini juga bukan bagian saya untuk membahasnya karena ini lebih ditujukan pada pembuat logo ini sendiri.
  19. Citrakan logo yang berani dan percaya diri/yakin, jangan gunakan yang lemah dan kusam/tumpul.
    Dari warna dan layout yang digunakan di dalam logo ini saya percaya pembuat logonya telah berusaha membuat logo yang berani dan percaya diri dan kuat.
  20. Sadari bahwa Anda tidak membuat logo yang sempurna.
    Tentu saja tak ada logo yang sempurna. Dan setiap pembuat logo bukanlah orang yang mengejar nilai kesempurnaan itu. Tetapi dilihat dari tampilan logo yang disajikan, pembuat menurut saya sedang berusaha menyampaikan sesuatu lewat gambar ini. Sesuatu yang jauh lebih tinggi nilainya untuk ditampilkan dalam kesempurnaan.
  21. Gunakan garis yang tebal untuk bisnis yang tajam, garis lembut untuk bisnis yang lembut, sesuaikan gaya/style dengan bisnis.
    Bagian ini juga akan saya lewatkan.
  22. Logo harus bisa mewakili apa yang ingin disampaikan dan dikomunikasikan.
    Logo ini saya rasa sangat mewakili apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh panitia atau pembuat logo ini. Di bagian penutup saya telah membuat penafsiran saya sendiri tentang logo ini.
  23. Sebuah gambar foto tidak dibuat untuk sebuah logo.
    Ini bukan berasal dari foto melainkan bentuk yang dibuat dari lembaran kosong jadi peraturan yang ini juga terpenuhi.
  24. Buat presentasi kepada konsumen anda mengejutkan dan berpikirlah diluar kotak untuk itu.
    Bagian ini saya sisakan untuk pembuat logo Liga Blogger Indonesia.
  25. Tidak boleh menggunakan jenis font/huruf lebih dari dua.
    Di logo ini memang hanya ada dua jenis font atau huruf. Jadi lagi-lagi panitia dan pembuat logo memenuhi peraturan ke-25.
  26. Setiap elemen logo harus disejajarkan/diratakan. Rata tengah samping kiri, kanan, atas, dan bawah.
    Sepertinya sih rata ya? Hahahaha..
  27. Logo harus terlihat utuh, solid, tidak ada jejak yang tidak perlu.
    Tentu saja ini logo yang utuh, solid, dan tidak meninggalkan jejak yang tidak perlu.
  28. Cari tahu siapa saja yang akan melihat/menikmati logo tersebut sebelum anda berpijak untuk memikirkan ide desain logo.
    Orang yang akan menikmatinya sih tentu saja peserta dan panitia Liga Blogger Indonesia meskipun tak menutup kemungkinan di luar dua hal tersebut juga akan ikut menikmatinya.
  29. Selalu pilih kegunaan/fungsi daripada inovasi.
  30. Jika nama/brand dikenali dan diingat, buatlah itu menjadi sebagai sebuah logo.
    Sudah banyak yang tahu tentang tagar LBI (#LBI) saat muncul di twitter banyak yang tahu itu menunjukkan Liga Blogger Indonesia. Bahkan teman-teman saya yang tak mengikutinya juga tahu tentang LBI ini. Saya pikir penggunaan tiga aksara ini sebagai logo Liga Blogger Indonesia adalah sesuatu yang sangat cerdas. Sangat mudah diingat oleh orang.
  31. Logo harus dikenali ketika dibuat efek mirror atau dibalik kiri/kanan/atas/bawah.
    Kebetulan saya belum mencobanya, soalnya di Kubuntu saya tak tersedia aplikasi untuk mengedit foto dan saya sendiri tak tahu caranya dan aplikasinya. Jadi bagian ini saya tak bisa menyimpulkan dengan mencoba secara langsung, tapi apabila saya membayangkan logo ini dibuat efek mirror atau dibalik kiri/kanan/atas/bawah tetap bisa dikenali. Soalnya tak ada logo yang benar-benar serupa dengan ini sepengetahuan pengenalan saya terhadap dunia perlogoan.
  32. Meskipun sebuah perusahaan yang besar sekalipun membutuhkan logo yang kecil/sesuatu yang mudah.
    Logo ini sangat mudah. Saya hanya butuh sekilas untuk mengenali tiga huruf yang ingin ditampilkan oleh pembuat logo ini.
  33. Semua orang harus suka logo tersebut, tidak hanya yang memakai tetapi juga yang sekedar melihatnya.
    Saya sangat suka logo ini. Malahan saya berencana untuk membuatnya di kaos polos yang saya miliki. Masih mencari tempat sablon pakaian yang menyediakan pilihan sablon selembar dua lembar.
  34. Buatlah bervariasi. Lebih bervariasi, semakin Anda mendapatkan logo yang tepat.
  35. Logo harus dipakai secara konsisten dalam segala kegunaan yang berbeda. Warna, bentuk, atau hal semacamnya. Kondisi atau keadaan logo terlihat sama.
    Dari awal Liga Blogger Indonesia memang sudah menampilkan warna biru. Hanya saat pertama saya tak pernah membayangkan bentuknya akan seperti ini. Tapi sudah sangat mewakili Liga Blogger Indonesia bagi saya.
  36. Logo harus mudah dideskripsikan/dijelaskan maksudnya.
    Logo ini memang mudah sekali dijelaskan maksudnya. Ini semua menurut penafsiran saya, jadi wajar jika penafsiran saya dan pembaca akan berebda dan bisa jadi malahan berbeda dengan maksud yang ingin disampaikan oleh pembuat logo. Semoga saja sama-sama memiliki penafsiran satu. Jadi tak melenceng pada tujuan awalnya.
  37. Tidak boleh menggunakan tulisan/kalimat sebagai sebuah logo.
  38. Buatlah ide desain menggunakan sketsa gambar terlebih dulu menggunakan kertas dan pensil kemudian anda bisa beranjak untuk membuatnya menjadi logo digital memakai komputer.
  39. Tetap gunakan logo yang sederhana.
    Logo ini sangat sederhana. Hanya menggunakan tiga aksara yang membuat gambar sehingga menjadi logo.
  40. Jangan gunakan simbol globe dunia.
    Beberapa hari memperhatikan logo ini saya masih tak menemukan simbol globe. Jadi peraturan bagian ini juga sudah terpenuhi.
  41. Logo yang dibuat tidak boleh mengacaukan/mengalihkan fokus (distract).
    Di logo ini tak ada satu hal pun yang membuat saya lost focus. Jadi aman ya logonya. Hahahah...
  42. Harus jujur terhadap apa yang ingin disampaikan dan apa yang diwakili, tidak dibuat-buat menjadi sesuatu yang bagus tapi tak mewakili artinya/tidak sesuai.
    Saya rasa pembuatan logo ini sangat penuh dengan kejujuran. Tapi saya tak tahu juga dengan penafsiran orang lain.
  43. Logo harus seimbang secara visual, keseimbangan dalam nirmana juga.
    Logo ini secara visual juga seimbang cuma secara nirmana yang saya kurang paham maksudnya apa. Ada yang bisa membantu untuk menjelaskan?
  44. Hindari menggunakan cahaya warna yang terang/menyala, neon/berpendar, gelap dan kusam.
    Logo ini juga tak melanggar aturan ke-44.
  45. Master logo digital dibuat dalam format vektor agar proses perubahan ukuran tidak berubah (bitmap akan blur ).
    Ini bagian teknis ya. Jadi tak ada hubungannya dengan penafsiran saya.
  46. Jika sudah deal dalam desain logo, bila memungkinkan buatlah rangkaian tata cara membuat logo tersebut menggunakan software desain grafis tertentu, semacam tutorial. Hal ini akan memudahkan sepeninggal Anda untuk membuatnya ulang, disamping itu juga penikmat logo akan lebih mengenal logo jika itu diesebarluaskan.
    Ini juga sesuatu yang teknis. Bukan bagian saya.
  47. Logo yang dibuat tidak boleh melanggar satupun dari apa yang disampaikan diatas.

Terlepas dari 47 aturan yang sudah saya jelaskan di atas, meskipun ada beberapa yang saya lewatkan karena itu peraturan yang menyangkut teknis pembuatan, tentu saja logo itu tidak akan dianggap melanggar apabila tidak memenuhi peraturan yang ada. Intinya bukan tindak kriminal dan tak akan melanggar undang-undang. Mungkin dengan adanya 47 peraturan yang bisa dipatuhi atau tidak, hanya untuk membuat logo tersebut menjadi lebih baik lagi.

Apabila penafsirannya bukan berdasarkan 47 peraturan tersebut di atas, sederhananya saya punya penafsiran sendiri.

Coba perhatikan huruf 'i' (i) dibagian kanan. Bentuk huruf 'i' tersebut seakan-akan menggambarkan sosok seorang manusia. Apalagi 'i' tersebut mewakili kata 'Indonesia' yang sebenarnya menunjukkan pada diri kita. Kita di sini tentu saja blogger yang mengikuti Liga Blogger Indonesia ini.

Sekarang kita cermati huruf yang di depannya ada 'L' dan 'B' yang membentuk sebuah piala atau award. Kedua huruf tersebut mewakili Liga Blogger yang artinya mewakili kontes yang sekarang kita ikuti. Jadi L dan B membentuk sebuah penghargaan yang ditujukan pada 'I'.

Ini sebenarnya adalah penghargaan untuk semua blogger yang telah menyelesaikan semua tantangan berapa pun poinnya. Ini adalah hadiah yang ingin dipersembahkan oleh Liga Blogger Indonesia untuk semua blogger yang hingga malam hari ini masih setia menyelesaikan tulisan dan tantangan dipekan terakhir ini.

Kita semua yang menyelesaikan tantangan terakhir ini pasti akan memajang logo ini dalam postingan terakhir kita di Liga Blogger Indonesia Musim Pertama 2013 ini. Inilah sebenarnya maksud yang diinginkan oleh Liga Blogger Indonesia, memberikan kita award yang hari ini ada di tulisan ini. Bahwa semangat kita, waktu yang kita keluarkan, cucuran keringat yang menetes, dihadiahi sebuah penghargaan. Panitia memang tak mampu mendatangi kita satu persatu atau mengumpulkan kita di tempat dan waktu yang sama.

Tetapi dengan deadline yang sama, tantangan yang sama, kita semua menafsirkan logo yang sama. Logo yang sebenarnya diberikan langsung ke kita di pekan terakhir ini. Semoga penafsiran saya ini benar adanya. Selamat untuk semua blogger yang sudah mengikuti Liga Blogger Indonesia, karena malam ini kita mendapatkan penghargaan yang tak terhingga untuk jerih payah kita. Sebuah penghargaan yang dibuat dengan logo yang sedemikian indahnya. Meskipun malam penghargaan sebenarnya akan diadakan di Semarang di bulan Mei nanti. Tapi anggap sajalah malam ini kita telah mendapatkan penghargaan untuk semua yang telah kita lakukan bersama-sama untuk ngeblog dan menghasilkan poin demi poin.

Menang atau kalah, bukanlah persoalan utama. Apa pun hadiahnya. Saat hari ini kita menuliskan tulisan terakhir pekan terakhir musim ini. Kita semua adalah pemenangnya. Bahwa kita berhak untuk mendapatkan piala bertuliskan LB (Liga Blogger) tersebut karena telah menjadi peserta Liga Blogger Indonesia.

Ini penafsiran saya, bagaimana penafsiran peserta lainnya?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs