Langsung ke konten utama

Menulis dalam Bahasa Inggris



Memutuskan menulis postingan dalam bahasa Inggris memang gampang-gampang susah. Tapi sekali lagi itulah tantangan yang harus saya kalahkan. Saya rasa untuk memperbaiki grammer dan memperkaya kosakata saya harus memperbanyak membaca tulisan yang berbahasa Inggris. Terutama blog yang ditulis oleh orang-orang yang memang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik.

Dibanding belajar teorinya yang sejak dulu sampai sekarang belum begitu saya pahami lebih baik saya mempelajarinya langsung dari blog seseorang bukan?

Namanya belajar pasti saya akan melakukan kesalahan. Bahkan bisa jadi kesalahan itu akan sangat banyak. Namun orang yang tak takut dengan kesalahan yang akan dia perbuat saya rasa akan belajar banyak dari pengalamannya.

Ada sih ide dari Mister Achan supaya tulisannya ditulis dalam bahasa Indonesia terlebih dahulu baru dituliskan dalam bahasa Inggris. Mungkin saran itu bisa dipertimbangkan. Tapi inilah saya, saya yang akan malas menulis ulang tulisan saya dalam bahasa Inggris apabila sebelumnya sudah dituliskan dalam bahasa Indonesia.

Saya akan membiarkan tulisan berbahasa Indonesia itu seperti itu saja adanya. Karena diksi yang saya pilih dan cerita yang ada di dalamnya sudah dibangun dalam bahasa. Rasanya sayang untuk mengubahnya menjadi bahasa Inggris.

Ribet juga kan kalo sudah begitu. Makanya saya selalu menulis satu postingan dalam satu bahasa saja. Kalo sudah dimulai dalam bahasa Indonesia ya tak akan ada perubahan ke bahasa lain. Jadi semua postingan berbahasa Inggris yang masih harus dimaafkan tata bahasanya, memang saya tuliskan dalam bahasa Inggris sejak awal. Bukan dalam bahasa Indonesia.

Mari blogwalking ke blog berbahasa Inggris.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs