Langsung ke konten utama

Brave: Review Film Beraksen Scottist



Aksen Inggris memang terdengar sangat indah di telinga saya. Nggak tahu bagaimana dengan teman-teman sendiri. Tetapi saya memang sangat menyukai orang berbahasa Inggris dengan aksen Inggris. Meskipun saya juga tertarik untuk mendengar aksen lain di dalam sebuah film.

Seminggu yang lalu tak sengaja membeli DVD film animasi berjudul Brave. Jenis film Disney yang tentu saja alurnya tak akan jauh berbeda dari ribuan mungkin jutaan film Disney lainnya.

It will be happy ending.

Namun proses menuju happy ending itu memang menyenangkan sekali untuk diikuti. Balik lagi ke judul, film ini sendiri awalnya harus saya dengarkan baik-baik untuk mendengar aksen yang digunakan. Saat beberapa menit saya sudah merasakan sesuatu yang berbeda. Rasanya ini bukan Inggris yang biasanya. Ternyata saya benar. Film ini menggunakan bahasa Inggris Scottist dan saya suka sekali dengan cara mereka mengucapkan sesuatu.

Beda dari biasanya. Khas Scottist. Memang tak banyak orang yang menggunakannya di film atau televisi. Itulah yang membuatnya istimewa. Pertama kali mendengar aksen Scottist sebenarnya dari seorang perempuan di Youtube. Dia sangat cantik dan menyanyi dengan indah sekali. Pas di video dia sedang memberikan tutorial make up dan curhat barulah ketahuan dia menggunakan akses Scottist dan itu sangat manis terdengar meskipun saya masih memilih aksen Inggris untuk dipelajari.

Di film Brave ini kita akan dimanjakan dengan bahasa yang sangat jarang kita dengar, apalagi di Indonesia ya akan jarang sekali orang yang menggunakan akses ini untuk berbahasa Inggris.

Jangan berharap akan menemukan adegan romantis dan sang puteri yang anggun di film animasi ini. Semua hal yang berbau puteri kerajaan diputarbalikkan di film ini dan ini bukan kisah cinta antara seorang puteri dan pangeran yang tampan luar biasa. Tapi tetap menyenangkan untuk melihat cinta sebuah keluarga di film ini.

Cocok untuk ditonton bersama anak-anak yang mungkin tak mau mendengarkan nasihat orang tuanya atau orang tua yang suka memaksakan kehendaknya pada sang anak.

Hehehe.. penasaran? Nonton saja!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs