30 November 2012

Spam di WhatsApp

Spam di WhatsApp



Sebelum saya bercerita lebih panjang, saya mendapatkan sebuah pesan dari teman saya di WhatsApp. Silakan dibaca di bawah ini.

Before you read this, go to your contacts and look at everyones status! Should say error: status unavailable. Hello everyone, it seems that all the warnings were real, the use of WhatsApp cost money from summer 2012. If you send this string to 18 different on your list, your icon will be blue and will be free for you. If you do not believe me see tomorrow at 6 pm ending WhatsApp and have to pay to open it, this is by law. This message is to inform all of our users, our servers have recently been very congested, so we are asking your help to solve this problem. We require our active users forwarded this message to each of the people in your contact list to confirm our active users using WhatsApp, if you do not send this message to all your contacts WhatsApp, then your account will remain inactive with the consequence of losing all their contactsMessage from Jim Balsamic (CEO of Whatsapp) we have had an over usage of user names on whatsapp Messenger. etc.


Kita dulunya mungkin sering menemukan pesan-pesan berantai yang apabila tidak disebarkan akan membuat kita mendapat malang atau sial. Pernah mendapat pesan singkat seperti itu? Sering malahan. Mulai dari hadist, sejarah, cerita hantu, dan masih banyak sekali cara lain yang mereka gunakan untuk membuat orang lain menyebarkan pesan singkat tersebut.

Tujuannya hingga hari ini masih belum saya ketahui dengan pasti karena semua orang yang saya kenal masih berstatus korban, sama seperti saya. Pelakunya, masih entah siapa, yang berniat sekali untuk membuat sampah di dunia maya. Meskipun tidak menyebabkan polusi udara atau bak sampah tumpah-ruah. Sampah tetap sampah namanya. Satu dua orang yang mengirimkan pesan spam seperti ini kepada kita mungkin tidak akan memberikan efek yang menyebalkan tapi tak dapat dibayangkan apabila di daftar kontak kita ada sekitar 100 orang yang mengirimkan pesan yang sama ke WhatsApp kita.

Kalau pesan berantai dulunya sih intinya masih mengancam atau menakut-nakuti kita. Tetapi sekarang pesan spam di WhatsApp terkesan baik hati. Bahwa dengan mengirimkan pesan tersebut ke-18 orang yang ada di kontak kita, kita akan mendapatkan WhatsApp versi berbayar secara gratis.

Kembali lagi ke awal. Sebenarnya WhatsApp sudah menuliskan hal tersebut di bagian account, payment info, bahwa tipe akun yang saya miliki masih tipe 'free trial'. Masa berlakunya hingga 12 November 2013. Masih panjang.

sumber: modmyi

Untuk mendapatkan akun tipe berbayar kita bisa membayar melalui 'paypal'. Harganya sebenarnya tidak mahal. Hanya $0.99/tahun. Tidak sampai satu dolar. Cuma saya rasa, sistem pembayaran melalui 'paypal' atau kartu kredit tidak begitu ramah terhadap masyarakat awam. Tidak semua orang tahu atau punya akun paypal. Bahkan bisa jadi sama seperti saya, banyak yang tak punya kartu kredit. Sebenarnya pembayaran juga bisa dilakukan melalui Google Checkout. Tapi beberapa minggu yang lalu, pendaftaran kartu debet Mandiri saya gagal didaftarkan. Bahkan saya ditelpon oleh pihak Bank Mandiri pusat untuk mengecek apakah saya benar-benar telah mencoba mendaftarkan kartu debet saya di Google Checkout. Padahal saya gagal mendaftarkannya.

Jadi intinya sih saya menuliskan ini hanya menghimbau pada teman-teman yang mendapat pesan spam seperti yang telah saya tuliskan di atas, bisa segera memberitahukan pada teman-temannya untuk tidak meneruskan pesan tersebut pada orang lain. Kalau ingin mendapatkan WhatsApp yang berwarna biru segera lakukan pembayaran untuk mendapatkannya bukan dengan meneruskan pesan berantai seperti ini.
Tidak Ada Pertamax

Tidak Ada Pertamax



Memoderasi komentar seperti sebuah mata pisau yang bisa memberikan manfaat atau mudarat. Sejauh ini saya rasa, saya merasakan manfaat yang luar biasa menerapkannya. Harusnya sejak awal saya lakukan untuk memilah komentar yang layak pajang atau tidak. Tapi tak ada kata terlambat untuk memulainya dan saya sudah melakukannya beberapa bulan yang lalu.

Bagian yang lucu dari komentator spam adalah mereka dengan bangga mengatakan berhasil menjadi pengomentar pertama di postingan terbaru kita. Pasti semua sudah tahu dia menuliskan apa di kotak komentar.

'Hore Pertamaxxxxxxxxxxxx. Horee jingkrak guling guling'

selengkapnya demikian, tidak ada editing hanya penambahan tanda petik di awal dan akhir. Mengapa masih ada orang yang dengan cerdasnya mengeluarkan komentar demikian? Pertama karena dia bukan pembaca tetap, jadi dia tidak tahu sama sekali bahwa di blog ini menerapkan moderasi untuk setiap komentar yang masuk.

Kedua, dia tidak membaca tulisan di bagian bawah postingan dan komentar.

Silakan tinggalkan komentar di sini.
Setiap komentar yang masuk akan melalui proses seleksi.
Saya mohon maaf apabila terlambat membalas komentar dan mengunjungi blog sahabat.

Komentar seperti inilah yang langsung saya tandai sebagai spam dan semoga blogger menyadari bahwa orang ini adalah penebar spam, bahkan orang yang sama sekali tidak membaca postingan orang lain dan menunjukkannya dengan berkomentar yang tidak jelas. Kalau memang tidak berniat membaca lebih baik jangan meninggalkan komentar di blog ini dengan harapan orang akan mengklik tautan ke blog anda, karena saya sangat selektif dalam memublikasikan komentar yang layak tayang atau tidak di blog ini.

Apalagi untuk blogger-blogger yang sebelumnya berkomentar tidak sopan di blog saya. Apa pun komentarnya tidak akan pernah saya tayangkan di sini.

29 November 2012

 3 Things You Should Not Do On Twitter

3 Things You Should Not Do On Twitter



Hey, this is my first post in English. I hope I am doing well in it. Just try my luck to write in English. Althought I am not so good in English. But I hope, it is not that bad to understand. Lets talk about twitter. Maybe you have twitter account or you don't have one. A lot of people out there, so a lot of things will happen between you and another people in twitter. But I hope it is not twitwar.

I just wanna share about that I feel bad if strangers twit something that I will not do to strangers. Here they are!

  1. 'How are you?'
    Some people ask me this question lately. Actually they are strangers. I just can't imagine how will you feel if you meet someone, a stranger, and then he ask you this question. 'How are you?'. He didn't ask something more comfortable to answer in first place. Maybe, I am a sensitive person, because I hate it if some strangers ask me that question.

    Its make me feel like: 'We never met before, why you ask me that kind of question?'

  2. 'What are you doing?'
    A stranger mention you and asking you about what are you doing. Isn't that so clear, I am tweeting. Why he have to ask? I have to use 'he' because no girl asked me that question before. You know, stranger girl. I hate this kind of question if you are not my real friend. Completely stranger.

  1. 'Follow me back or I will unfollow you?'
    Actually I am not a selebrity. I follow someone if I want to. Maybe a couple month before I try to follow all of my followers. But it's a big mistake. Because they keep sending virus to my direct message. So I unfollow a lot of account because they keep sending me a link, and if I click that link, I will spread the virus to another account that follow me. I hope anyone understand what I meant. And then some of people asking me to follow them back. Not all of them really following me. it's so stupid, they asked me to follow them, but I don't know them at all and they are not following me. I think it's kind of rude. And other rude thing is 'follow me back or I will unfollow you'. A threat is not a good idea at all. 


    Now, I have to ignore some of people like that. I am tweeting just to express what I feel about that day. I don't want to make a war. So if I find account that I hate about, I just block or report them as spam.

I juts try to improve my English in writing, so I hope everyone enjoy my bad English. Bye!

4 Penyebab Bibir Iritasi

4 Penyebab Bibir Iritasi



Siapa yang sering mengalami masalah pada bibir? Kering, pecah-pecah, terkelupas, bahkan sampai luka dan berdarah. Memang darahnya sih tidak mengalir seperti luka pada umumnya tetapi garis-garis darahnya akan terbentuk di bibir. Apabila sudah begitu mau makan atau minum sangat terganggu. Sariawan saja sudah tidak mengenakkan apalagi sampai bibir iritasi begitu ya? Bibir iritasi tidak hanya pas sariawan lo, banyak orang yang mengalami bibir iritasi meskipun tidak sedang sariawan.


Lebih sudah dari enam bulan, saya tidak menderita sariawan, padahal saya termasuk langganan penyakit yang satu ini. Saat saya menuliskan ini saya sedang sariawan. Hanya sariawan. Bibir saya tidak iritasi karena saya selalu minum banyak air putih dan menggunakan pelembab bibir untuk menjaga kelembabannya. Saya rasa karena saya kurang vitamin C saja hingga dihinggapi penyakit ini.

Anda sering mengalami masalah pada bibir? Cek beberapa penyebabnya.

  1. Dehidrasi
    Suka minuman manis sehingga jarang minum air putih? Hati-hati mengalami dehidrasi. Bibir mengambil kelembaban dari asupan air yang kita minum. Jika kita tidak minum air putih yang cukup, tubuh kita akan mengalami dehidrasi. Indikasi langsung terlihat pada bibir, karena memang bibir memiliki kulit yang lebih tipis dibandingkan tubuh yang lain. Bibir langsung iritasi. Pecah-pecah, kering, terkelupas, dan bisa berdarah. Paling lengkap penderitaan apabila diiringi dengan sariawan.

  2. Suka menjilat bibir
    Anggapan menjilati bibir bisa menambah kelembaban bibir itu jauh dari benar. Kandungan air liur dan air putih itu jauh berbeda. Air liur kita mengandung zat untuk mencerna makanan. Jadi apabila kita terus-menerus menjilat bibir, bibir yang sebelumnya sudah kering akan semakin kering karena air liur akan mencerna bibir kita. Air liur akan menganggap semua beda yang bersentuhan dengannya adalah makanan yang harus dicerna. Kecuali teman-temannya yang ada di dalan mulut yang diciptakan memang untuk berdampingan dengan air liur kita.

  3. Terlalu lama berada di ruang ber-AC
    Sudah minum air putih dan tidak memiliki kebiasaan menjilat bibir juga bukanlah sesuatu yang menjadi jaminan bahwa bibir akan tercukupi kebutuhannya. Banyak orang harus kerja di ruangan ber-AC yang tentu saja membuat tubuh cepat kehilangan cairan. Minum air putih tentunya harus lebih banyak dari biasanya.

  4. Tidak menggunakan pelembab
    Pelembab bibir sebenarnya tidak hanya untuk perempuan kok. Banyak produk yang diciptakan untuk lelaki. Satu di antaranya adalah pelembab bibir. Jadi untuk menjaga kelembaban bibir, ada baiknya selalu menggunakan pelembab bibir. Tidak perlu tebal-tebal apabila merasa malu sebagai laki-laki harus menggunakan pelembab. Cari yang tidak berbentuk seperti lipstik, yang mirip dengan balsem banyak kok. Jadi pas bibir mulai terasa kering boleh dioleskan. Tidak hnaya saat beraktivitas, saat tidur juga bisa menggunakan pelembab bibir. Pas bangun tidur bibirnya tetap lembab deh. Tidak kering meskipun selama beberapa jam tubuh tidak diberi asupan air.

Bagaimana? Masih ada masalah dengan bibir? Padahal sudah menjaganya? Mungkin bisa mendatangi dokter terdekat.

28 November 2012

Lipbalm Vs Lipgloss

Dulu saya suka salah membedakan antara lipbalm dan lipgloss. Hasil menggunakan lipbalm dan lipgloss memang tidak jauh berbeda. Bibir menjadi sedikit basah. Tetapi ternyata keduanya sangat berbeda dan fungsinya juga tentu saja tak sama.

  1. Lipbalm
    Lipbalm adalah pelembab bibir yang sebaiknya kita kenakan. Meskipun kita tidak menggunakan lipstik. Bahkan saat tidur saya selalu menggunakan lipbalm atau pelembab karena bibir saya mudah kering dan pecah-pecah.

    Tendercare, pelembab yang sering saya gunakan untuk bibir.
    Fungsi lipbalm adalah membentuk lapisan baru di atas permukaan kulit yang akan melindungi kelembaban bibir. Pelembab bibir dan wajah tentu saja berbeda karena bibir dan kulit memiliki lapisan yang berbeda. Bibir lebih rentan terhadap iritasi karena lebih tipis dibandingkan kulit wajah. Sehingga butuh pelembab yang lebih ekstra.

  2. Lipgloss
    Sedangkan lipgloss sendiri digunakan untuk memberikan efek glossy pada bibir. Alias berkilau. 

    Dare to be Lipgloss, lipgloss yang saya gunakan untuk membuat bibir terlihat glossy.
    Meskipun banyak produk lipgloss yang mengklaim telah mengandung pelembab di dalamnya, tetap saja lipbalm biasa akan jauh lebih baik untuk melindungi bibir. Karena fungsi lipgloss sejak awal hanya untuk memberikan efek kilau pada bibir. Dulunya diciptakan karena tayangan televisi masih hitam putih sehingga bibir mau menggunakan warna semerah apa pun tidak akan kelihatan di televisi, jadi dengan lipgloss membantu memperindah bibir aktris yang sedang nongkrong di layar kaca. Hati-hati menggunakan lipgloss tanpa pelembab bibir atau lipbalm. Malah bisa membuat bibir kering.

Jadi sekarang sudah jelas bahwa lipbalm dan lipgloss dua benda yang sangat berbeda. Kita bisa memilih mana yang kita butuhkan. Apakah ingin melembabkan bibir atau ingin bibir menjadi berkilau saja? Ada baiknya menggunakan lipbalm sebelum menggunakan lipgloss untuk menjaga bibir dari kekeringan dan iritasi.

27 November 2012

 7 Langkah Mudah Membuat Sticky Post

7 Langkah Mudah Membuat Sticky Post


Rasanya saya dulu pernah membuat postingan cara membuat sticky post untukblogspot atau blogger. Tetapi setelah saya mencari-cari ternyata tidak menemukan postingan tersebut. Entah sebelumnya saya hanya merencanakannya atau bagaimana saya juga lupa. Tetapi saya mendapatkan cara ini setelah berhari-hari berpikir. Bagaimana caranyamembuat sticky post untuk postingan yang ingin kita sampaikan pada pembaca. Postingan lebih utama atau paling menarik menurut kita. Bisa juga postingan iklan atau kerja sama yang bisa mengepulkan asap dapur.

Biasanya sih banyak blogger membutuhkan sticky post ini untuk mengabarkan tentang lomba atau giveaway di blognya. Masalahnya terkadang kita tidak mungkin membiarkan postingan tidak bertambah hanya agar postingan kita tentang berita penting yang ingin kita sampaikan pada pembaca. Sebuah postingan yang paling harus dibaca oleh teman-teman yang berkunjung ke blog.

Memang sih membuat banner juga bisa jadi pilihan agar ada dan bisa membacanya dengan membuka link di banner tersebut. Tetapi seberapa banyak orang yang memperhatikan banner? Seberapa banyak orang ingin membuka link tersebut? Atau seberapa mampu kita membuat banner yang terlihat dan menarik untuk di klik?

Baiklah, karena saya tak menemukan cara membuat sticky post yang harusnya ada di blog ini. Saya memutuskan untuk membuat postingan khususnya di sini. Langkahnya sangat mudah.

  1. Buat postingan

    Buka gambar di tab baru untuk melihat tampilan penuh yang lebih jelas


    Tentunya kita harus memiliki postingan yang ingin kita simpan di sticky post tersebut.


  2. Publikasikan

    Buka gambar di tab baru untuk melihat tampilan penuh yang lebih jelas

    Publikasikan tulisan tersebut seperti biasa.

  3. Pilih Tambah Widget Teks

    Buka gambar di tab baru untuk melihat tampilan penuh yang lebih jelas

    Kemudian pilih tambahkan widget di bagian 'tata letak'. Bisa mengambil dari bagian mana saja karena penempatannya bisa diubah nanti. Sebenarnya widget html juga bisa digunakan tetapi saya lebih suka menggunakan widget teks karena pengaturan spasi dan font yang ingin digunakan lebih mudah. Spasi dan font yang kita inginkan bisa diatur di Office Writer atau Ms Office Word. Bergantung sistem operasi yang kita gunakan di komputer kita.

  4. Pilih Paragraf atau Kalimat

    Buka gambar di tab baru untuk melihat tampilan penuh yang lebih jelas

    Kita bisa menggunakan seluruh isi postingan atau sebagian saja. Biasanya saya lebih suka mengambil dua atau tiga kalimat. Maksimal satu paragraf sudah cukup bagi saya. Tetapi siapa pun bisa menggunakan sebanyak yang dia suka. Tidak ada aturan baku untuk itu.

  5. Buat link 'read more'

    Buka gambar di tab baru untuk melihat tampilan penuh yang lebih jelas

    Jika menggunakan sebagian teks postingan berarti kita harus membuat 'read more' di akhir teks widged tersebut. Kemudian 'read more' ini kita beri tautan ke postingan yang sebenarnya.


  6. Simpan widget di atas posting blog

    Buka gambar di tab baru untuk melihat tampilan penuh yang lebih jelas

    Setelah memberikan judul widget sesuai dengan judul postingan yang sama dengan postingan yang sebenarnya simpan widget teks di atas posting blog.

  7. Simpan Tata Letak
    Sekarang widget kita sudah selesai. Simpan.

Seberapa banyak tulisan baru pun yang akan kita tulis, selama widget tersebut masih berada di atas postingan, widget itu akan tampil terus di bagian atas postingan. Meskipun membaca membuka postingan yang lain. Widget paling atas tetap menampilkan yang sama. Dibandingkan harus mengganti tanggal postingan setiap hari untuk menjaga postingan muncul paling pertama atau paling atas, widget ini jauh lebih stickypost

Untuk penambahan gambar bisa memilih 'edit html' di widget teks ini. Kemudian masukkan html gambar yang kita inginkan.

Selamat mencoba dan semoga postingan ini bermanfaat.


 4 Alasan Harus Menggunakan Lipbalm Sebelum Lipstik

4 Alasan Harus Menggunakan Lipbalm Sebelum Lipstik



Sebelumnya saya pernah menuliskan tentang Wajibkah Kita MemilikiLipstik Lebih dari Satu Warna? Terlepas dari eksperimen atau ingin gonta-ganti warna, yang terpenting, berapa pun jumlah lipstik yang kita miliki tentu saja disesuaikan dengan kebutuhan.

Lantas mengapa harus menggunakan lipbalm sebelum lipstik? Banyak di antara kita mungkin sudah terbiasa menggunakan lipstik begitu saja di bibir tanpa menggunakan pelembab. Saya juga sering begitu dulunya. Saat saya belum memahami fungsi dari pelembab bibir itu sendiri. Saya pikir bibir saya memang mudah kering dan pecah-pecah dulunya. Padahal saat kecil bibir saya tidak demikian.


Pastinya ada yang salah di sini. Ternyata kesalahan saya selama ini menggunakan lipstik tanpa melindungi bibir dengan lipbalm terlebih dahulu. Memiliki bibir yang pecah-pecah dan kering tentunya bukan sesuatu yang menyenangkan. Niatnya pengen bibir tampil indah dengan warna yang menawan tetapi ujung-ujungnya bibir malah kering, mengelupas, dan akhirnya pecah-pecah. Bahkan bibir saya sendiri pernah berdarah karena terlalu kering.

Minum air putih memang penting untuk menjaga kelembaban bibir. Tapi air putih yang masuk akan dibagikan ke seluruh tubuh, tidak hanya akan menjaga kelembaban bibir. Jadi selain melindunginya dari dalam sebaiknya kita menggunakan langkah lain, yaitu dari luar. Di bibir itu sendiri secara langsung.


Beberapa alasan mengapa kita harus menggunakan lipbalm atau pelembab bibir sebelum menggunakan lipstik sebagai berikut.

  1. Tidak semua lipstik memiliki pelembab
    Berbagai jenis lipstik menawarkan warna-warna yang indah bagi wanita yang tak bisa meninggalkan lipstik sehari pun. Tentu saja tidak semua lipstik memiliki kandungan pelembab di dalamnya. Ada baiknya menggunakan lipbalm untuk melembabkan bibir terlebih dahulu sehingga lipstik yang digunakan tidak menjadi masalah dikemudian waktu.

  2. Menjaga Kelembaban Bibir
    Bibir butuh nutrisi, satu-satunya nutrisi dari luar yang bisa kita berikan adalah dengan memberikan kelembaban. Seperti poin pertama, tidak semua lipstik memiliki kandungan pelembab di dalamnya, sehingga menggunakan lipbalm adalah langkah yang paling mudah untuk dilakukan.

  3. Menghindari bibir kering atau iritasi
    Kandungan tiap lipstik tentunya berbeda antara satu dengan yang lainnya. Meskipun merek yang sama atau dikeluarkan oleh satu pabrik kita tidak mendapatkan jaminan penuh bahwa semua jenis lipstiknya akan sesuai dengan bibir kita. Lipbalm akan membuat bibir kita terhindar dari kekeringan karena kondisi bibir yang tidak sesuai dengan lipstik pilihan kita atau sebagai langkah pencegahan iritasi. Baik pecah-pecah, apalagi sampai luka dan berdarah.

  4. Membuat Lipstik Lebih Tahan Lama
    Selain menghindari bibir kering, iritasi, atau masalah lainnya, lipbalm membuat warna lipstik lebih tahan lama. Setidaknya walaupun aktivitas makan memang bisa membuat lipstik ikut hanyut di dalamnya, tetapi kesan yang ditinggalkan oleh pelembab akan tetap ada.


Itu 4 alasan saya menggunakan lipbalm, bagaimana denganmu?

26 November 2012

 Menuju Alexa Rank 200.000

Menuju Alexa Rank 200.000



Beberapa bulan yang lalu sebenarnya sempat mencapai titik teramping dalam sejarah blog ini. Sekitar 200ribuan Alexa Rank-nya. Saya tidak tahu bagaimana bisa mencapai angka tersebut. Saya hanya melakukan hal yang rutin setiap hari. Menulis apa saja yang saya inginkan di blog ini. Kemudian impian saya yang lama tersimpan rapi di postingan, menjadi kenyataan. Saya mendapatkan job review. Tak perlulah saya sebutkan yang mana. Kemudian job review terus berdatangan. Banyak yang menawarkan produk mereka untuk direview.

Karena memang niatnya membuat blog ini karena saya sangat mencintai kegiatan tulis-menulis, saya kemudian menerima pembayaran apa saja dari teman-teman yang ingin produknya direview. Pedagang makanan ya memberikan makanan yang mereka jual, pedagang pakaian pun memberikan pakaian untuk saya, ada pula yang memberikan uang sekadarnya, dan masih banyak lagi hadiah yang saya terima. Tidak ada yang tak bisa dinegokan dengan saya.

Iklan silih berganti hingga saya sempat kurang aktif ngeblog. Kurang aktif maksudnya saya hanya berkutat mengisi blog ini tanpa jalan-jalan ke blog yang lain. Saya lupa waktu itu apa penyebabnya, yang jelas gairah saya yang tersisa hanya untuk mengisi blog ini. Itu pun mungkin dengan tulisan seadanya. Tak begitu niat dalam menulis. Bahkan sedikit memaksakan diri untuk terus menulis setiap hari.

Alexa Rank terjerembab jauh sekali dari sebelumnya. Pengiklan pun menjauh, saya kemudian sadar, saya harusnya terjun total dalam membangun blog. Tak boleh asal-asalan dalam menulis. Setidaknya menulis bukan karena terpaksa karena saya suka dan ingin meningkatkan kemampuan menulis saya. Saya tahu kemampuan saya menulis masih jauh dari bagus. Saya hanya bertahan menulis sebab saya menyukainya. Sekarang malah merasa aneh apabila tidak menulis.

Memang mendapatkan Alexa Rank yang ramping bukanlah tujuan utama. Tetapi mendapatkan uang dari blog rasanya menyenangkan kok. Setidaknya dengan banyaknya pengunjung yang mampir ke sini saya bisa mempromosikan dagangan saya yang lain. Seperti oleh-oleh Pontianak yang beberapa waktu lalu saya buat blognya secara khusus. Masih sederhana, tetapi setidaknya sudah ada blognya sendiri. Mempermudah pelanggan yang ingin membeli tanpa harus mengoprek blog personal saya. Walaupun nantinya untuk review produknya masih akan di blog ini. Blog OlehOlehPonti hanya dikhususkan untuk memajang dagangan.

Saya ingin Alexa Rank blog ini kembali ramping seperti dulu, kalau perlu lebih ramping dari sebelumnya. Setidaknya mencapai titik 200ribuan. Dua bulan ratusan ribu sudah berkurang. Tinggal beberapa waktu lagi dan Alexa Rank-nya bisa jadi kembali ramping seperti semula.

Kalaupun tidak seramping dulunya, saya tetap akan mencintai blog ini apa adanya.  

25 November 2012

 Menuju 1.000.000 Pengunjung

Menuju 1.000.000 Pengunjung



Banyak orang yang jago SEO di luar sana yang pastinya setiap hari mendapatkan banyak pengunjung. Sejak awal saya membangun blog ini sama sekali tidak mempelajari bagaimana caranya membangun SEO yang baik. Bahkan saya sama sekali tak tahu apa itu SEO awalnya. Begitupula dengan Alexa Rank yang tiba-tiba menjadi sesuatu yang harus saya perhitungkan apabila memang ingin blog ini menghasilkan uang.

Berawal dari Page Rank 2 dibulan-bulan pertama dan setahun pertama akhirnya meningkat menjadi 3. sekarang pengunjungnya mencapai ratusan ribu. Padahal awalnya blog ini benar-benar sepi pengunjung. Sebenarnya sih kalau hanya berniat menulis tak ada masalah pengunjungnya ada atau tidak, tapi beda cerita apabila ingin membuat blog ini sebagai bagian pencetak uang. Butuh pengunjung dong ya biar orang rame datang buat pasang iklan.

Alhamdulillah awalnya pengunjung harian hanya 50-100 sekarang berkisar 1.000-4.000 dalam sehari. Alexa Rank yang awalnya puluhan juta bisa dirampingkan menjadi 300ribuan. Bahkan sempat 200ribuan beberapa bulan yang lalu. Alexa Rank sepertinya memang bisa mengalami pasang surut. Tapi tetap senang tanpa memahami SEO dengan baik apalagi menerapkannya, ternyata tetap bisa membuat orang berkunjung ke sini. Tidak tahu kata kunci apa yang membuat mereka kesasar kemari. Tak sedikit pula yang memang datang karena bantuan tautan blog yang saya sebar di beberapa media sosial.

Tak terasa pengunjungnya beberapa waktu lagi, tak tahu tepatnya kapan akan genap bahkan lebih dari satu juta. Blog yang lahir 2 Mei 2011 ini, masih mampu saya rawat setiap hari dengan mengisinya dengan banyak tulisan. Semoga saya masih bisa melihat blog ini saat pengunjungnya genap 1.000.000.

Tentu saja keberhasilan seorang blogger membangun blog itu bukan dilihat dari seberapa banyak orang yang mengenal blognya. Seberapa mampu dia menempatkan blognya di peringkat pertama di mesin pencari. Menerapkan SEO terbaik di tulisan-tulisannya. Setiap orang punya cara mengukur keberhasilannya masing-masing. Ada blogger yang merasa berhasil dengan kemampuannya menemukan SEO yang tepat dan membuatnya berada di posisi teratas mesin pencari. Ada blogger yang merasa berhasil dengan mendapatkan banyak komentar yang mampir di blognya setiap hari. Ada pula blogger yang merasa berhasil dengan kemampuannya merampingkan Alexa Rank. Banyak pula yang merasa bangga dengan Page Rank yang tinggi.

Tak ada yang salah dengan tolak ukur setiap orang.

Tolak ukur saya sendiri sebenarnya sederhana. Ketika saya tahu tujuan saya menulis untuk meninggalkan sejarah pada anak cucu saya nantinya, saya sudah merasa berhasil hanya dengan menulis setiap hari di blog ini. Mendapatkan penghasilan dari blog adalah bonus. Teman-teman sesama blogger yang setia mampir juga bonus tak ternilai harganya. Sama dengan ilmu yang setiap hari saya dapatkan dengan membaca blog orang lain. Semuanya menjadi menyenangkan.

Menuju satu juta pengunjung di blog ini bukanlah cita-cita atau impian saya, tetapi saya menulis ini hanya karena ingin menghargai semua orang yang telah membuat angka tersebut tercapai. Terima kasih karena sudi berkunjung ke sini. Tak ada yang bisa saya berikan selain postingan-postingan ini.
Belajar Dari Kegagalan

Belajar Dari Kegagalan



Berapa kali dalam hidup ini kita berada di posisi gagal. Sebenarnya gagal itu baik atau buruk tidak sih jika kita alami? Semuanya bergantung sih pada individu masing-masing. Banyak orang di dunia ini kegagalan adalah sebuah pertanda bahwa dia harus berhenti tapi tak sedikit pula yang mengartikan kegagalan sebagai langkah awal untuk dia mencoba kembali. Entah mencoba hal yang sama atau mencoba hal yang baru.

Tapi apakah kegagalan membuat kita takut untuk mencoba lagi itu yang perlu kita pikirkan.

Coba kita perhatikan diri kita saat kecil. Kita pernah belajar untuk melangkahkan kaki kita yang pertama kali. Apakah begitu kita melangkah satu kali kita bisa langsung berlari? Tentunya kita akan mengalami jatuh berkali-kali hingga akhirnya kita bisa berlarian ke sana kemari. Sama ketika kita belajar menaiki sepeda, kita belajar menyeimbangkan sepeda dengan tubuh kita sampai suatu waktu, kita mengayuhnya sedemikian kencang dan merasa kita telah berhasil menaklukan tantangan.

Entah mengapa anak kecil yang dulunya tak takut untuk mencoba apa pun walau kegagalan berkali-kali menyapanya. Dia tetap saja meneruskan apa yang ingin dia lakukan, kemudian dia berhasil melakukannya. Bagaimana dengan diri kita yang sekarang? Apakah kita masih anak kecil yang dulu itu, anak kecil yang apabila telah jatuh mau bangkit lagi untuk mencoba kesekian kalinya?

Atau kita lalu memutuskan untuk meninggalkan ketidakamanan tersebut dan lebih memilih melakukan sesuatu yang memiliki tingkat risiko lebih rendah. Lebih suka dengan kepastian. Sesuatu yang terjadwal dan tidak berniat melakukan 'petualangan' yang lebih berbahaya. Setiap orang berhak melakukan apa pun yang dia inginkan. Sesuai dengan apa yang dia percaya. Namun kita harus ingat, ketika kita sama-sama masih belajar berjalan, kita semua sama-sama tidak takut untuk bangkit setelah jatuh. Semangat yang sama. Kemampuan yang sama. Seharusnya.

Ketika mengalami kegagalan, jadikanlah hal tersebut sebagai pelajaran bahwa apa yang kita lakukan harus kita ulang lagi dengan cara yang lebih baik. Pasti ada sebuah formula yang benar untuk membuatnya berhasil. Kegagalan artinya kita belum menguasai ilmu untuk mencapai keberhasilan di dalamnya. Sama seperti ilmuwan yang ada di dunia ini. Mereka mencoba berkali-kali, bahkan ribuan kali hanya untuk membuat penemuannya berhasil.

Tak dapat dibayangkan apabila tak ada orang yang berani belajar dari kegagalannya dan menemukan jalan yang benar untuk tiba di tonggak keberhasilan. Jadi sebenarnya kegagalan itu tidak ada jika kita masih mau terus mencoba.

24 November 2012

Wajibkah Punya Lipstik Lebih dari Satu Warna?

Wajibkah Punya Lipstik Lebih dari Satu Warna?



Berapa lipstik yang kamu miliki di dalam dompet kosmetik atau meja tata rias? Satu? Dua? Tiga? Atau bahkan sepuluh? Dulu sebelum menjadi konsultan Oriflame, syukur-syukur punya satu dua lipstik. Itu banyak juga dari hasil minta lipstik milik Umak di kampung. Sekarang sih jangan ditanya berapa banyak lipstik yang saya punya. Saya sebenarnya jarang membeli lipstik. Kebanyakan dari lipstik yang saya miliki adalah lipstik hadiah untuk konsultan yang memiliki poin tertentu.

Saya hanya tertarik membeli lipstik yang harganya di bawah 20ribu. Jadi menunggu ada promo khusus konsultan atau diskon gede. Hahahaha.. kadang sayang aja mau beli lipstik sedangkan lipstik hadiah masih ada. Banyak diantaranya diberikan pada Umak, Bi Inah, atau teman yang kebetulan naksir sama warna lipstik tersebut. Meskipun tak jarang itu adalah lipstik kesayangan, tetapi mikirnya, nanti juga dapat hadiah lagi dari Oriflame. Jadilah lipstik itu gampang saja saya berikan pada orang lain.

Memiliki lipstik dengan banyak warna sebenarnya ada untungnya juga. Saya punya lipstik dengan warna merah menyala, merah rubi, pink, ungu, oranye, dan warna nude. Kulit saya bukanlah jenis yang cerah, bibir pun tidak begitu pink sehingga butuh beberapa lipstik untuk menciptakan warna yang paling sesuai. Apabila saya sedang ingin mengenakan lipstik tipis saya menggunakan yang merah saya. Tapi kalau ingin lipstiknya tahan lama, biasanya saya menggunakan agak tebal dengan beberapa warna. Paling sering merah dan ungu. Warnanya malah jadi agak merah jambu di bibir saya.


Campuran warna akan menunjukkan hasil yang berbeda di bibir yang warnanya tidak sama. Karena selain warna lipstik, warna asli bibir juga akan muncul. Jadi untuk teman-teman yang masih bingung memilih lipstik yang warnanya yang paling sesuai, jangan takut untuk memiliki lipstik dengan warna yang berani, karena kita bisa menggunakan campuran warna dari lipstik lain. Kalaupun lebih suka punya satu lipstik saja karena jarang beli lipstik, sebaiknya memilih lipstik dengan warna merah hati. Karena lipstik merah tua seperti ini paling mudah mengubahnya menjadi warna yang sesuai dengan bibir kita.

Caranya? Awalnya kenakan pelembab atau lipbalm. Kalau saya sendiri menggunakan tendercare-nya Oriflame. Setelah itu baru menggunakan lipstik. Apabila warnanya terlalu merah, ambil sedikit alas bedak yang biasa kita gunakan. Sedikit saja, lalu sapukan di bibir yang telah merah tadi karena mengenakan lipstik. Sapukan seperti kita menggunakan lipstik. Setelah merata dan tercampur dengan lipstik maka kita akan mendapatkan warna yang baru dari lipstik yang kita miliki. Jika masih ada yang kurang kita bisa menambahkan lipstik atau alas bedaknya lagi. Sesuai kebutuhan kita. Kurang merah atau kurang muda?

Mengapa kita harus menggunakan pelembab bibir sebelum menggunakan lipstik? Bisa jadi banyak teman-teman yang mempertanyakan itu atau ada yang sudah tahu alasannya? Nanti akan saya bahas dipostingan yang lain. Jadi intinya punya lipstik itu tidak wajib juga kok lebih dari satu warna asalkan sudah memenuhi kebutuhan kita. Ya seperti yang Hani sampaikan tadi, satu warna pun bisa menjadi banyak warna asalkan kita tahu cara membuat warna baru tanpa lipstik tambahan.

23 November 2012

Bagaimana Kalau Tak Ada Media Sosial?

Bagaimana Kalau Tak Ada Media Sosial?



Dulu, beberapa tahun yang lalu, rasanya memiliki usaha yang bisa menjangkau seluruh penjuru negeri hanya ada dalam mimpi. Internet 7-8 tahun yang lalu masih menjadi barang mewah bagi mahasiswa seperti saya dan masih ramai orang yang mendatangi warnet sekadar untuk membuka e-mail atau mencari bahan tugas kuliah.

Beberapa tahun berlalu. Facebook tidak dapat kita pungkiri menjadi media sosial yang cukup menghipnotis masyarakat dunia. Banyak sekali di antara kita yang awalnya membuat e-mail masih mengharapkan bantuan teman. Bahkan berpikir apa gunanya memiliki e-mail. Tetapi kemudian semuanya berubah setelah menampakkan wajahnya untuk umum. Untuk masyarakat di seluruh dunia.

Berawal dari facebook saya mengenal yang namanya bisnis online. Saya melihat ada beberapa orang yang menggelar lapak di facebook dan mendapatkan keuntungan. Toko yang dibuka secara gratis di facebook masih belum seramai sekarang. Tak banyak orang yang memiliki facebook memanfaatkannya untuk berdagang.

Saya awalnya membuat facebook karena mendengar teman yang mengatakan ada yang lebih seru dibandingkan friendster. Setelah dibuat bingung harus diapakan. Hingga akhirnya menemukan cara memanfaatkannya. Saya mulai membuka lapak sendiri. Dibandingkan toko jilbab lain yang menawarkan jilbab paris aneka rupa, saya memberikan jilbab paris yang berbeda. Saya belajar menjahir waktu itu untuk menghasilkan desain saya sendiri.

Akun lapak saya yang pertama namanya 'Hani Jualan Kerudung'. Sekitar dua tahun saya berdagang di facebook dan sedikit lelah karena harus mengerjakan semuanya sendirian. Orderan pun mulai sepi karena banyak lapak-lapak yang ikut mengais rezeki di facebook. Saya kemudian mengajar dan siaran di Radio Volare. Sejenak saya melupakan hasrat bisnis online saya.

Lalu pada saat Pesta Blogger 2010 diadakan, saya tertarik untuk membangun blog yang sudah bertahun-tahun saya terlantarkan. Perlahan-lahan saya melanjutkan keinginan saya menulis di blog. Lalu saya sadar saya bisa membuka lapak lagi sekarang. Di tempat yang tak serius facebook yang penuh sesak oleh status, foto, dan tentunya promosi dagangan. Sekarang facebook lebih pada tempat untuk saya membagikan tautan yang akan membawa orang ke blog saya. Membaca tulisan saya lebih intim dibandingkan di facebook yang tentunya bisa saja terganggu oleh notifikasi lain.

Di blog saya mulai mereview produk-produk makanan khas Pontianak. Banyak orang yang ternyata tertarik untuk membeli dan meminta saya mengirimkannya ke alamat mereka.

Saat itu saya berpikir, ini bisa jadi bisnis yang besar jika digeluti dengan serius. Saya pun semakin banyak membuat tulisan tentang makanan yang ada di Pontianak. Tetapi dengan cara yang sama sekali jauh dari mengiklankan agar dibeli. Melainkan lebih pada memperkenalkan makanan khas kota kami. Walaupun di bagian akhir tak lupa menyisipkan nomor kontak yang bisa dihubungi.

Beberapa bulan setelah itu saya pikir saya harus mulai memisahkan toko online dengan blog personal saya. Jadi saya membuat blog baru dengan tampilan sederhana. Judulnya Oleh-Oleh Pontianak. Setiap bulannya selalu saja ada yang memesan oleh-oleh dari saya. Padahal saya tahu, masih banyak pedagang lain yang lebih dulu menjual dagangan yang sama dibandingkan saya. Tetapi sama seperti orang lain, saya juga membeli barang biasanya bukan harga dulu yang saya lihat tetapi seberapa besar kepercayaan saya terhadap penjual yang saya datangi toko onlinenya tersebut. Baru melihat harga yang ditawarkan.

Personal branding memang sangat penting untuk setiap pedagang. Membangun image yang bisa dipercaya oleh pelanggan yang berniat berbelanja di tokonya. Blog personal, facebook, dan twitter termasuk tumblr yang jarang saya buka, ternyata sangat berhasil membuat saya terlihat benar-benar wujud di dunia maya.

Internet hanyalah alat, kita bisa mengambil manfaat darinya atau malah mendapatkan banyak mudarat. Semuanya bergantung pada pilihan kita. Saya memilih internet sebagai media untuk membangun diri saya yang seakan-akan nyata bagi orang lain walaupun sebelumnya tak pernah saling bertemu.

Tak dapat saya bayangkan berapa biaya yang harus saya keluarkan hanya untuk menjadi pedagang oleh-oleh Pontianak tanpa adanya internet. Brosur yang harus disebar ke seluruh penjuru Indonesia. Biaya cetak yang dikeluarkan. Tenaga. Sementara saya membangun semuanya berawal sendirian dan sekarang masih melanjutkannya sendirian.

Bagaimana mungkin saya bisa menjadi seorang pedagang oleh-oleh Pontianak yang dikenal oleh banyak orang yang menjadi pelanggan saya jika mereka tidak menemukan saya di internet? Awalnya kami semua orang asing, tapi sekarang bisnis kecil yang saya jalankan semakin tumbuh besar, saya mendapatkan banyak pelanggan yang akhirnya menjadi teman, dan penghasilan terbesar saya satu di antaranya dari hasil berdagang oleh-oleh Pontianak ini.

Cukup menuliskan beberapa postingan banyak orang bisa membacanya. Kemudian orang yang mencari makanan yang saya jual bisa dengan mudah menemukan tautan blog saya hanya dengan mengetikkan kata kunci yang sesuai. Biaya yang saya keluarkan untuk promosi tak lebih dari 50.000IDR/bulan. Bermodalkan tethering dari ponsel android untuk mengakses internet, tinggal meluangkan sedikit waktu untuk menulis dan mendapatkan foto produk, bisnis saya bisa berdiri. Kemudian yang harus saya lakukan hanya menjaga konsistensi dalam berbisnis. Melayani pelanggan dengan hati.



Semuanya saya pelajari sendiri dengan membaca banyak postingan orang yang merambah dunia bisnis online. Gagal sendiri. Bangkit lagi sendiri. Mencoba lagi. Saya tidak tahu jika saya dididik di Prasetiya MulyaBusiness School. Mungkin saya akan lebih baik dari ini. Semoga suatu hari saya tidak hanya mempelajari bisnis secara otodidak dan mengalami kegagalan sendirian. Alangkah lebih bijak kita belajar dari kegagalan orang lain sehingga kita sendiri tak perlu mengalami banyak kegagalan. Tentu saja semua gagalan adalah proses mematangkan mental kita untuk siap mengemban sesuatu yang lebih besar.

Tak pernah terbayangkan bagi saya kalau saya sebelumnya tak mengenal media sosial.

Menuju 100.000 Komentar

Menuju 100.000 Komentar

Dulu, jauh sebelum blog ini ada suka nelangsa melihat tak ada komentar yang masuk di blog sendiri. Suka berpikir, blog orang kok rame banget dan blog saya kok sepi ya? Apa masalahnya? Saya sudah rajin menulis, blogwalking jangan ditanya lagi. Belum lagi promosi link di facebook dan twitter. Tapi masih saja sepi. Apa yang salah sebenarnya? Kesalahan saya mungkin karena waktu itu berharap bikin blog langsung dapat banyak pengunjung. Tidak sabaran menunggu. Setiap hari mengecek.

Padahal sejatinya, rame tidaknya blog bukan tujuan esensial dari ngeblog itu sendiri.

Kalau saya tujuannya sekarang sudah terarah. Membangun sejarah saya sendiri di blog ini. Saya ingin suatu hari nanti anak-cucu saya mendapatkan penggalan kisah saya dari diri saya sendiri. Bukan hanya dari cerita orang lain yang mengenal saya saat saya masih hidup.

Kemudian komentar itu mengalir dengan sendirinya. Bahkan banyak yang memang pembaca setia blog ini. Ada yang datang dan pergi. Tapi tak menjadi masalah buat saya karena sekarang saya menulis bukan hanya untuk dibaca orang melainkan saya baca kembali saat saya ingin mengembalikan ingatan saya tentang sebuah kenangan yang tersimpan di ruang terdalam kepala saya.

Tidak terasa 1 tahun berlalu demikian cepat, padahal baru kemarin rasanya saya memperoleh blog ini. Sibuk memindahkan tulisan dari blog lama. Memilah mana yang bisa ditampilkan mana yang seharusnya disimpan saja di dalam draft. Sekarang blog ini sudah berusia 1 tahun 5 bulan. Tujuh bulan lagi usianya dua tahun.

Komentar yang masuk tak banyak kok setiap harinya. Bahkan terkadang hanya beberapa yang mengomentari dalam seminggu tapi semua itu dikumpulkan menjadi satu lumayan juga angkanya. Semoga komentarnya bisa mencapai angka 100.000 sebelum usianya 2 tahun. Meskipun nanti tak tercapai saya tetap akan menulis di blog ini karena saya menyukainya.
Mengatur Hidup Sendiri

Mengatur Hidup Sendiri

Hidup itu seperti lilin mainan yang bisa dibentuk sesuka hati oleh anak yang mendapatkannya. Setiap anak punya cara untuk memainkan lilin yang mereka miliki. Dari semua warna pasti ada yang lebih dominan yang mereka pilih untuk digunakan. Apakah anak yang lain berhak menggunakan lilin anak lain dan mengatur anak tersebut membentuk lilin sesuai dengan yang dia mau?

Apa yang akan terjadi apabila anak yang 'sok tahu' ini memaksa anak lainnya menuruti apa yang dia yakini? Bahwa cara membentuk lilin harusnya seperti yang dia 'tahu'. Percayalah, anak yang kedua hanya punya dua pilihan, dia akan menangis keras karena merasa miliknya direbut atau dia akan melakukan tindakan kekerasan menghadapi anak yang semaunya mengatur bentuk lilin miliknya.

Sebenarnya hidup itu bisa diibaratkan lilin. Setiap orang di dunia ini sudah diberikan 'lilin'-nya masing-masing. Tentu saja setiap orang tak memiliki hak mengatur 'lilin' yang bukan miliknya harus dibentuk seperti apa. Selama pembentukan itu tidak mengganggu lilin miliknya.

Bukankah hidupku adalah hidupku dan hidupmu adalah hidupmu?

Setiap orang di dunia ini pasti punya caranya masing-masing untuk mengatur hidupnya. Hormatilah.

Tidak setiap anak memiliki pemahaman dan kemauan yang sama dalam hidupnya. Mari kita ke belasana tahun yang lalu saat saya masih duduk di bangku SMP. Keinginan saya waktu itu hanya ingin hidup mandiri tanpa kedua orang tua atau nenek kakek saya. Sehingga saya menerima keputusan ibu saya untuk menyekolahkan saya di SMA Negeri 1 Pemangkat di Jalan Pangsuma.

Saat itulah yang ada di kepala saya hanya memutar otak untuk mencari uang agar tak menggantungkan hidup sepenuhnya pada orang tua saya. Bukan bagaimana caranya membereskan rumah atau mencuci baju. Saya masih ingat nenek saya mencucikan baju saya hingga saya menyelesaikan bangku SMP. Sejak SD saya diajarkan dagang dan mendapatkan uang sendiri. Dagangan pertama saya hanyalah jajanan sagon yang harganya Rp25/bungkus. Waktu itu permen masih seharga Rp25.

Saya tumbuh membesar dengan cara seperti itu. Sehingga saya tidak pernah mengenal aturan yang lain selain hidup itu butuh makan dan membereskan rumah bukanlah hal yang paling penting dalam hidup saya. Saya pikir uang bisa membereskan bagian itu untuk saya. Mengapa saya harus repot memikirkannya bukan? Sebenarnya tidak akan repot memikirkan kalau tidak diomongin terang-terangan saat berada di dalam kamar kita.

Ah lagian tingkat kerapian orang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Menurut kita sudah rapi tetapi menurut orang masih berantakan.

22 November 2012

Kerudung di Segala Suasana



Beberapa tahun belakangan ini, semakin banyak perempuan yang mengenakan pakaian lengkap dengan kerudung atau jilbab. Model-model pakaian yang dihadirkan pun banyak sekali. Mulai dari warna-warni beragam, potongan yang mengikuti tren, hingga bahan yang digunakan. Padanan kerudung pun bisa dipilih yang mana saja yang paling sesuai.

Biasanya banyak perempuan yang sukanya membeli sesuatu yang berbeda dari orang lain. Sehingga untuk tetap bisa tampil trendy namun berbeda dari banyak orang, toko online menjadi tempat yang tepat untuk memilih pakaian yang diinginkan. Selain itu tentunya membuat perempuan-perempuan karier yang sibuk dengan pekerjaannya tidak perlu meluangkan waktu khusus untuk memilih pakaian di toko atau butik yang harus dia datangi.

Adanya toko online membuat perempuan mana saja memiliki kemampuan untuk mendatangi banyak toko dalam satu waktu dan bahkan berbelanja di luar kota tanpa perlu mengeluarkan ongkos perjalanan. Saya sendiri sering berbelanja di toko online untuk mencari pakaian yang saya inginkan tetapi sulit ditemukan di toko offline Kota Pontianak. Selain itu malas mendatangi toko offline menjadi penyebab utama memilih berbelanja di toko online.

Tawar-menawar harga juga bukan sesuatu yang saya senangi di toko offline untuk mendapatkan baju yang saya inginkan. Berbelanja di toko onlinemembuat saya sering menemukan pakaian dengan harga murah yang terkadang harganya di pasaran bisa dua kali lipat. Tinggal menggunakan kata kunci yang sangat mudah di mesin pencari. Mulai dari kata kunci 'baju wanita murah' atau 'dress murah'. Masih banyak lagi kata kunci lainnya yang bisa kita gunakan untuk mendapatkan pakaian yang kita inginkan dengan harga murah.

Apabila sudah menemukan pakaian yang diinginkan di toko online, kita tinggal mencari padanan kerudung yang sesuai dengan pakaian tersebut. Saya sendiri lebih suka mengenakan kerudung tanpa motif alias polos. Meskipun ada beberapa kerudung yang saya miliki bermotif. Kerudung polos paling mudah dipadankan dengan pakaian yang kita miliki. Apalagi jika warnanya netral seperti hitam atau putih.

Sekarang hampir setiap hari saya mengenakan kerudung dengan model seperti yang ada di bawah ini.



Ini biasanya disebut teman-teman jilbab pashmina. Panjangnya bisa dua meter dengan lebar satu meter. Kerudung tanpa motif dengan warna yang berjejer membentuk garis lebar seperti ini membuat kita bisa memadankannya dengan banyak pakaian. Tinggal melihat warna yang tersedia di kerudung tersebut. Bisa dikenakan disuasana apa pun.

Ini kerudung favorit saya, kerudung favoritmu apa?
Memburu Cinta 15 [TAMAT]

Memburu Cinta 15 [TAMAT]


Kamu tahu, aku sama sekali tak peduli dengan peluitmu!” - Irina.



Aku menutup mulutku yang hampir saja berteriak saat melihat Eri menyelesaikan ijab kabulnya untuk Juli. Semua saksi mengatakan 'sah'. Air mataku hampir membanjir. Sosok Juli terlihat bercahaya saat Eri mengecup dahinya sesaat setelah Eri menyarungkan cincin di jari manisnya. Wajahnya berbeda dengan dulu. Ada kegembiraan di sana. Tidak seperti pertama aku melihatnya. Juli begitu rapuh tapi bertahan dalam ketidakpercayaannya terhadap cinta.

Aku yang tadinya sempat untuk berpikir merusak pernikahan ini. Mempertanyakan alasan Eri melakukan hal yang seharusnya tidak dia lakukan kemarin aku urungkan. Mungkin memang ini yang harus aku terima.

Mungkin itu hanya mimpi. Bisa jadi aku mengalami mimpi yang terlalu panjang karena terlalu banyak berpikir dan tertidur sedemikian lama. Sampai-sampai rasanya itu sebuah kenyataan. Tidak pantas rasanya aku berada di sini. Berniat sedemikian kejamnya ingin mereka berdua berpisah. Semua demi keinginanku sendiri.

Terima kasih sudah datang, Irina.”

Eri menyalamiku. Aku tersenyum dan tak mampu berkata apa-apa. Sementara Juli langsung memelukku. Dia begitu cantik. Dia terlihat sangat bahagia meskipun kecelakaan itu telah merenggut kemampuannya untuk berjalan.

Begitu banyak yang ingin aku ceritakan padamu, Irina.”

Oh ya?”

Malam ini kita harus tidur bersama dan bercerita hingga pagi.”

Bagaimana dengan Eri?”

Dia akan baik-baik saja, aku sudah memintanya untuk bersabar.”

Tapi itukan malam pertama kalian.”

Aku sangat merindukanmu, Irina. Dua tahun ini terasa sangat panjang tanpamu. Rasanya aku tak bisa menunggu novelmu selesai dan kamu kembali ke sini.”

Aku menggenggam tangannya dengan hati remuk. Semua ini benar-benar tak menyenangkan. Melihat seseorang yang kamu cintai menikah dengan sahabat baikmu sendiri. Sahabat baik yang selama ini sangat kamu sayangi meskipun lelaki yang kamu cintai berpaling padanya.

Aku bahagia bisa melihatmu menikah, Juli.”

Terima kasih karena telah membuat kami bersatu, Irina.”

Bukan aku yang membuat kalian berdua bersatu. Tapi semuanya karena usaha Eri. Dia yang begitu setia menunggumu membuka hati, Juli.”

Harus aku akui Irina, kamu yang menguatkannya.”

Juli menggenggam tanganku lebih erat lagi.

Aku ingin mengajak Tuan Putri Irina makan, bisakah Ardi menggantikanku merekam momen pernikahan ini?”

Sebuah suara yang sangat aku kenal menyapa kami. Dia berdiri di belakangku. Aku memutar tubuhku dan melihat sosok yang membuatku terkejut. Eri ada dua? Satu mengenakan pakaian pengantin dan yang sekarang di depanku mengenakan batik yang warnanya senada dengan kebayaku.

Maaf aku lupa menyebutkan namaku kemarin, aku Ezra. Ini peluitmu, aku lupa memberikannya.”

Semua ingatanku berputar sangat cepat. Dimulai dari hari di bus kota itu. Hari pertamaku di sekolah. Sosok lelaki di bus yang memberikan peluit itu. Sosok Eri. Mengapa aku hanya bertemu dengannya satu kali di bus tersebut? Padahal aku setiap hari ke sekolah. Aneh rasanya aku tak bertemu dengannya sekali pun selama berbulan-bulan.

Aku masih tak mengerti, bagaimana kita bisa bertemu di bus hari itu dan mengapa hanya satu kali?”

Aku berusaha menyembunyikan bahwa selama ini aku salah mengira Eri orang yang aku temui hari itu. Ezra apabila diperhatikan memang jauh berbeda dari Eri. Dia lebih aktif dan banyak bicara. Tidak seperti Eri yang lebih berwibawa dan tenang.

Oh, tentang itu, aku waktu itu ada ulangan di sekolah, tapi aku tidak suka dengan pelajaran di kelas, aku hanya suka basket. Karena tak banyak orang yang tahu aku punya saudara kembar aku meminta Eri untuk ke sekolahku sedang aku ke sekolahnya. Kebetulan waktu itu dia ada pengambilan nilai untuk kegiatan ekstrakurikuler. Tentu saja dia memilih basket. Aku ke sekolahnya untuk mendapatkan nilai basket tertinggi untuknya dan begitu pula dirinya. Ikut ulangan di sekolahku dan membuat nilaiku bagus.”

Kamu bertukar sekolah dengannya?”

Hanya untuk hari itu karena setelahnya aku tak ingin menyulitkannya di sekolah. Tidak baik kalau aku terus bermain basket saat menyamar sebagai dirinya. Bisa-bisa semuanya akan ketahuan dan kami berdua akan terlibat masalah.”

Begitu?”

Aku membetulkan rambutku yang tertiup angin. Harum bunga yang tumbuh di taman itu memenuhi rongga dadaku.

Sebenarnya aku mencarimu besoknya tapi tak pernah menemukanmu lagi. Aku tak tahu apakah kamu menukar rute pergi ke sekolah atau aku yang salah menunggu bus kota. Aku berharap bisa berkenalan denganmu waktu itu dalam seragam sekolahku yang sebenarnya.”

Benarkah?”

Aku tidak tahu mengapa aku ingin menemukanmu lagi.”

Kamu tahu apa yang terjadi denganku selama ini?”

Aku tidak tahu karena setelah tim basketku menang di tingkat nasional, aku langsung pindah sekolah ke Dallas. Aku mendapatkan beasiswa pendidikan di sana dan bermain untuk tim sekolah. Hingga akhirnya aku benar-benar menjadi pemain basket profesional. Aku kembali karena Eri akan menikah dengan Juli.”

Sejak hari itu aku menganggap bahwa orang yang menolongku waktu itu adalah Eri. Aku belajar sangat keras agar bisa masuk SMA itu karena kamu tahu sendiri orang yang sekolah di sana harus memiliki nilai bagus untuk semua mata pelajaran. Bahkan di bagian olahraga.”

Kamu mengingat nama di seragamku?”

Aku bahkan mengingat corak seragam yang kamu kenakan waktu itu.”

Jangan katakan...”

Iya, aku mencintai Eri karena mengira dia kamu. Aku mengejarnya. Berharap dia menyadari cintaku untuknya. Bahkan aku ingin merusak pernikahan mereka demi mendapatkan cinta yang aku tunggu selama ini.”

Air mataku jatuh berderai. Aku bangkit dari dudukku. Meninggalkan rerumputan yang tumbang dan memilih untuk berlalu dari Ezra.

Irina, tunggu!”

Kamu tahu, aku sama sekali tak peduli dengan peluitmu!”

Aku melempar peluit yang sebelumnya aku genggam ke dadanya.

Aku minta maaf tidak mencarimu lebih keras. Bisakah kita mulai dari awal. Bagaimana pun perasaanmu pada Eri tidak sungguh-sungguh untuknya.”

Sudah berakhir, Ezra. Maaf.”

Aku melangkah menjauh sambil menghapus air mataku dengan kasar.

TAMAT