Langsung ke konten utama

Mengatur Hidup Sendiri

Hidup itu seperti lilin mainan yang bisa dibentuk sesuka hati oleh anak yang mendapatkannya. Setiap anak punya cara untuk memainkan lilin yang mereka miliki. Dari semua warna pasti ada yang lebih dominan yang mereka pilih untuk digunakan. Apakah anak yang lain berhak menggunakan lilin anak lain dan mengatur anak tersebut membentuk lilin sesuai dengan yang dia mau?

Apa yang akan terjadi apabila anak yang 'sok tahu' ini memaksa anak lainnya menuruti apa yang dia yakini? Bahwa cara membentuk lilin harusnya seperti yang dia 'tahu'. Percayalah, anak yang kedua hanya punya dua pilihan, dia akan menangis keras karena merasa miliknya direbut atau dia akan melakukan tindakan kekerasan menghadapi anak yang semaunya mengatur bentuk lilin miliknya.

Sebenarnya hidup itu bisa diibaratkan lilin. Setiap orang di dunia ini sudah diberikan 'lilin'-nya masing-masing. Tentu saja setiap orang tak memiliki hak mengatur 'lilin' yang bukan miliknya harus dibentuk seperti apa. Selama pembentukan itu tidak mengganggu lilin miliknya.

Bukankah hidupku adalah hidupku dan hidupmu adalah hidupmu?

Setiap orang di dunia ini pasti punya caranya masing-masing untuk mengatur hidupnya. Hormatilah.

Tidak setiap anak memiliki pemahaman dan kemauan yang sama dalam hidupnya. Mari kita ke belasana tahun yang lalu saat saya masih duduk di bangku SMP. Keinginan saya waktu itu hanya ingin hidup mandiri tanpa kedua orang tua atau nenek kakek saya. Sehingga saya menerima keputusan ibu saya untuk menyekolahkan saya di SMA Negeri 1 Pemangkat di Jalan Pangsuma.

Saat itulah yang ada di kepala saya hanya memutar otak untuk mencari uang agar tak menggantungkan hidup sepenuhnya pada orang tua saya. Bukan bagaimana caranya membereskan rumah atau mencuci baju. Saya masih ingat nenek saya mencucikan baju saya hingga saya menyelesaikan bangku SMP. Sejak SD saya diajarkan dagang dan mendapatkan uang sendiri. Dagangan pertama saya hanyalah jajanan sagon yang harganya Rp25/bungkus. Waktu itu permen masih seharga Rp25.

Saya tumbuh membesar dengan cara seperti itu. Sehingga saya tidak pernah mengenal aturan yang lain selain hidup itu butuh makan dan membereskan rumah bukanlah hal yang paling penting dalam hidup saya. Saya pikir uang bisa membereskan bagian itu untuk saya. Mengapa saya harus repot memikirkannya bukan? Sebenarnya tidak akan repot memikirkan kalau tidak diomongin terang-terangan saat berada di dalam kamar kita.

Ah lagian tingkat kerapian orang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Menurut kita sudah rapi tetapi menurut orang masih berantakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Video dan Lirik Lagu Kamil Onte ft taZki Acapella - Yok Idop Sehat

Musik adalah bahasa yang universal. Lewat lagu kita bisa menyampaikan banyak hal. Tidak hanya mengumandangkan cinta dan lara. Tapi juga nasihat-nasihat baik yang berguna bagi banyak orang terutama masyarakat di sekitar kita. Seperti lagi Yok Idop Sehat ini yang memang dibuat untuk menghimbau orang supaya menjalani hidup yang sehat. Lengkap dengan tips yang bisa kita lakukan untuk menjalankannya.  Lagunya tidak hanya menghibur namun juga bisa untuk mengingatkan kita bagaimana hidup sehat yang seharusnya. Bukankah kesehatan adalah segalanya. Tanpa kesehatan kita tidak bisa beraktivitas dan produktif. Yok idop sehat. Yok Idop Sehat Hei buda' buda', saye punye cerite Cerite tentang hidup sehat bagaimane Rajin olahraga stamina tetap terjage Ayok kite semue jadi warge sehat sentose.. . Reff : Makan buah & sayuran dan cek kesehatan Jangan sampai kite saket kedolo'an Marilah kite terapkan same-same Agar kite tetap sehat semuenye Diri saye

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs